Anggota DPRD Sumut Zainuddin Purba Akan Demo Tunggal

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Zainuddin Purba. Anggota dewan ini akan menggelar demo tunggal jika tidak ada tindak tegas soal pemberantasan narkoba di Binjai dan Langkat. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut Zainuddin Purba. Anggota dewan ini akan menggelar demo tunggal jika tidak ada tindak tegas soal pemberantasan narkoba di Binjai dan Langkat. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Empat kali disurati, aspirasi anggota DPRD Sumut Zainuddin Purba (foto) soal pemberantasan narkoba di empat diskotik di Binjai dan Langkat hingga kini belum direspon oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sumut. Jika tidak ada tindakan tegas, anggota dewan itu akan menggelar demo tunggal.

“Ya kita apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas apapun dari pimpinan, saya akan melakukan demo tunggal di masing-masing kantor yang bapak pimpin,” kata Zainuddin Purba kepada Waspada di Medan, Jumat (17/12).

Anggota dewan dari Fraksi Golkar itu merespon surat yang keempat kali dikirim kepada Forkompimda, yakni Gubsu, Kapoldasu, Kapoldasu, Ketua DPRD Sumut, dan instansi vertikal Kepala BNNP Sumut, dengan No 04/08/XII/21 tanggal 8 Desember 2021.

Pihaknya prihatin, kenapa hal yang gampang seperti ini begitu sulit bagi pimpinan Forkompimda menumpasnya. “Saya dapat mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan daerah sudah kurang sehat, saya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara saja tidak diindahkan, apalagi masyarakat biasa,” katanya.

Padahal bapak Presiden Jokowi baru saja menyampaikan dalam sambutannya, agar aspirasi masyarakat harus ditindaklanjuti Polri, namun hal itu terkesan tidak menjadi perhatian Kapoldasu, sebagai orang Nomor 1 Polri di provinsi ini.

Melalui surat keempatnya, Zainuddin menyebutkan, sampai hari ini, Selasa 7 Desember 2021 ke 3 diskotek berserta barak transaksi dan tempat konsumsi narkoba masih terus beroperasi.

“Bahkan atas kelalaian itu, sudah berdiri lagi 1 diskotek baru di wilayah kami, sehingga sudah menjadi 4 yang ilegal,” kata anggota dewan Dapil XII yang mencakup Binjai dan Langkat ini.

Adapun keempat diskotek yang diduga menjadi tempat transaksi itu KG yang berlokasi di Desa Tanjung Panah, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang (Wilayah Hukum Polrestabes Medan); CDI di Desa Salang Tunas, Kecamatan Kutalimbara, Deli Serdang (Wilayah Hukum Deli Serdang), Diskotik C (BS) Desa Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat (Wilayah Hukum Polres Binjai) dan Diskotek SS Kelurahan Bhakti Karya Kec Binjai Selatan Kota Binjai, Wilayah Hukum Polres Binjai.

Belum Ada Tindakan

Menurut Zainudin, dalam rapat paripurna nota keuiangan dan pengantar R APBD 2022 Selasa 16 Nopember, dirinya sudah menyampaikan tentang hal ini dalam pemandangan umum anggota DPRD SUmut Fraksi Golkar, namun beluma da tindakan apapun.

“Gawat pimpinan kita di atas, tidak ada yang peduli, kini transaksi narkoba di pinggiran Kota Binjai makin bebas dan terang terangan beroperasi,” katanya.

Dikhawatirkan, pihak-pihak yang berjuang menyelamatkan generasi muda yang akan dihantamnya. “Masalah kita yang dicari-carinya, ini juga salah satu poin yang disampaikan oleh bapak Presiden kepada jajaran Polri,” ujar Zainuddin.

Jika dibiarkan tanpa ada tindakan tegas, Zainuddin Purba menyebutkan, dirinya akan melakukan demo tunggal di kantor masing-masing Forkompinda itu. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.