Waspada
Waspada » Anggota DPRD Sumut Minta Pemuka Agama Bersatu Cegah Kegiatan Teror
Headlines

Anggota DPRD Sumut Minta Pemuka Agama Bersatu Cegah Kegiatan Teror

ANGGOTA DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga. Zeira minta pemuka agama bersatu cegah kegiatan teror. Waspada/Partono Budy
ANGGOTA DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga. Zeira minta pemuka agama bersatu cegah kegiatan teror. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga (foto) minta para pemuka agama dan lainnya bersatu dengan masyarakat untuk bersama-sama cegah kegiatan teror yang akhir-akhir ini sudah meresahkan.

“Kita berharap  pemuka agama, tokoh masyarakat bersama elemen masyarakat lainya bersatu meminta warga jangan mudah terprovokasi dan mewaspadai praktik yang dicurigai mengarah ke jaringan teror,” kata Zeira Salim kepada Waspada, Sabtu (19/12).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu merespon praktik-praktik jaringan diduga teroris yang menggalang dana melalui kotak amal dan yayasan.

Aparat kepolisian mengungkapkan, sistem pengumpulan dana oleh kelompok teroris dengan cara memotong uang yang terkumpul di kotak amal sebelum diaudit atau diserahkan ke lembaga resmi.

Tidak hanya dar kotak amal, kelompok jaringan teror juga mengumpulkan dana dari yayasan. Ada dua tipe yayasan yang menjadi sumber pengumpulan dana kelompok teror itu.

Di antaranya, yakni yayasan pengumpulan infaq umum, yakni dengan menggunakan metode kotak amal, dan yayasan pengumpul infaq khusus, yakni metode pengumpulan dana yang dilakukan secara langsung.

Terkait ini, anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga mendesak masyarakat untuk tetap waspada, dan dia minta pemuka agama bersatu untuk sedini mungkin cegah kegiatan teror yang terjadi di Indonesia.

Menurut Zeira, adanya pengumpulan dana yang sifatnya untuk kegiatan merusak keamanan negara harus tetap diwaspadai.

“Ini yang perlu diwaspadai jangan sampai kegiatan teror menggunakan isu dalam mengumpulkan dana untuk menjalankan misi mereka yang tidak ingin Indonesia tentram aman dan nyaman,” katanya.

Tugas Semua Pihak

Ditanya apakah ini menjadi tugas pemerintah, Zeira menyebutkan, hal ini jadi tugas semua pihak, termasuk pemuka agama, pemuka masyarakat dan tokoh lain agar tetap memberikan penjelasan kepada masyarakat jangan sampai terprovokasi.

“Yang jelas, kita minta Pemerintah harus melibatkan tokoh tersebut untuk mencegah timbulnya bibit terorisme pada masyarakat,” ujarnya.

Terhadap peran pemuka agama, Zeira memandang hal itu penting, dengan seruan agar mereka bersatu untuk memberikan pencerahan terhadap nilai-nilai agama yang sebenarnya.

“Jangan sampai agama sebagai pemersatu umat dijadikan tameng dalam menjalankan hidup bernegara dan berbangsa, “ sebutnya.

Zeira mengingatkan juga jangan perbedaan dijadikan biang dri pemusuhan, tapi marilah jadikan keragaman sebagai sumber kekayaan bangsa yang menjadi kebanggan bersama. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2