Waspada
Waspada » Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Dan Nenek, Kemudian Bunuh Diri
Headlines Sumut

Anak Tega Bunuh Ibu Kandung Dan Nenek, Kemudian Bunuh Diri

Anak Bunuh Ibu Kandung Dan Nenek
Kondisi nenek (kiri),ibu (tengah), dan pelaku yang gantung diri. (Waspada/Ist).

DELISERDANG (Waspada):Seorang Anak tega bunuh Ibu kandung dan neneknya, di Desa Gunung Manumpak B Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deliserdang, Sabtu (29/2).

Informasi yang dihimpun Waspada di lapangan, pemuda tersebut berinisial JD 19, diduga telah bunuh ibu kandung dan nenek nya setelah itu pemuda tersebut gantung diri dengan kondisi telanjang di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi melalui Kasubag Humas Polresta Deliserdang, Iptu Masfan Naibaho menjelaskan, Asna Br Tarigan 40 adalah ibu kandung pelaku dan Tigan Br Tarigan 70 nenek pelaku.

Katanya, pihak kepolisian mendapat informasi tersebut setelah mendapat telepon dari masyarakat yang memberitahukan bahwa telah terjadi perkara pembunuhan di Desa Gunung Manumpak B Kecamatan STM Hulu.

“Kemudian personel polsek Tiga Juhar langsung berangkat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),  setelah sampai di TKP ditemukan korban Tigan Br Tarigan (nenek pelaku) di halaman pekarangan rumah dengan luka jari putus, lengan kiri putus, kepala luka bacok dan telah meninggal dunia,” jelasnya.

Kemudian lanjut Masfan, juga ditemukan korban Asna Br Tarigan merupakan ibu kandung pelaku di dekat kandang kambing dengan luka pergelangan tangan kiri nyaris putus, jari tangan kanan putus, rambut korban putus, kepala luka bacok, leher luka bacok dan meninggal dunia.

Diduga Stres

“Di Tempat Kejadian Perkara juga di temukan 2 (dua) bilah celurit yang di duga merupakan alat yang di gunakan untuk melakukan pembunuhan,” ungkapnya.

Dikatakannya, pelaku juga ditemukan tewas dalam keadaan tergantung dengan posisi tanpa busana.

Sementara itu Kapolsek Tiga Juhar AKP GK Manurung mengatakan pelaku diduga stres hingga tega menghabisi nyawa ibu kandung dan neneknya.

“Tadi aku tinggalkan sudah di mandikan, neneknya yang belum, diduga pelaku stres,”katanya.

Kapolsek pun juga menyebutkan pihak keluarga tidak bersedia melakukan otopsi dengan membuat surat peryataan karena pelaku sendiri telah diketahui.(cel/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2