Waspada
Waspada » Aksi Bakar Ban Di DPRD Sumut Tolak HRS
Headlines Medan

Aksi Bakar Ban Di DPRD Sumut Tolak HRS

PESERTA aksi tampak membakar spanduk dan ban di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (26/11). Waspada/Partono Budy
PESERTA aksi tampak membakar spanduk dan ban di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (26/11). Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Ratusan elemen masyarakat dari Garda Pembela NKRI menggelar aksi unjukrasa di halaman gedung DPRD Sumut, Kamis (26/11).

Dalam orasinya, mereka membakar sejumlah spanduk dan ban sebagai simbol penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) itu ke Medan.

Aksi yang semula berjalan damai menjadi riuh setelah sebagian dari peserta aksi mengumpulkan spanduk dan ban, kemudian membakarnya di depan pagar halaman gedung dewan.

Arus lalu lintas searus dari Raden Saleh ke Imam Bonjol, terutama di depan gedung dewan menjadi terganggu seketika setelah kobaran asap hitam mengepul ke udara.

Sontak, ratusan personel kepolisian yang sedari pagi sudah mengantisipasi mengetatkan penjagaan di dan sekitar kerumunan massa.

Sambil meneriakkan yel tanda menolak kehadiran HRS, peserta aksi menyesalkan munculnya ujaran kebencian yang bernada menghasut dan ingin memecah-belah persatuan.

Dalam orasinya, perwakilan aksi, Murzani juga menyindir adanya oknum ulama yang mengaku jihad, tetapi punya niat jahat.

“Ada juga ngaku umroh, tetapi 3 tahun baru pulang. Ada yang ngaku jenderal, tetapi berpikiran hansip,” kata Murzani.

Murzani menyebutkan, pihaknya tidak dapat menerima orang yang punya niat jahat, apalagi bertujuan hendak memecah belah persatuan.

“Siapa pun yang ingin ke Medan dengan niat jahat akan kita tolak,” katanya.

Aksi ini terkesan semakin panas, karena tak satu pun anggota DPRD Sumut menerima kedatangan peserta aksi.

Menurut Kasubag Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Sekretariat DPRD Sumut, M Sofyan, sebagian besar wakil rakyat itu sedang menjalankan tugas di luar kota.

“Sebagian besar kunjungan kerja di Jakarta dan di sejumlah daerah di Sumut dan Jumat (27/11) baru pulang karena ada paripurna,” ujar M Sofyan.

Mewakili dewan, M Sofyan menyampaikan kepada peserta aksi, akan menyampaikan aspirasi mereka kepada pimpinan dewan untuk ditindaklanjuti.

Setelah berorasi, para peserta aksi meninggalkan gedung dewan dengan tertib, dan menuju ke Lapangan Merdeka untuk menyampaikan aspirasi yang sama.

Jaga Ketertiban

Merespon aksi unjukrasa itu, anggota DPRD Sumut M Fasial melalui sambungan telepon dari Jakarta, kepada Waspada mengimbau kepada semua pihak untuk menciptakan ketertiban dan ketenangan.

Menyinggung rencana kedatangan HRS ke Medan, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu secara pribadi tidak menyalahkannya.

“Itu hak Habib datang, saya kira tidak ada yang salah,” katanya.

Sepanjang dengan niat dan tujuan yang baik, M Faisal berpendapat, tidak perlu direspon berlebihan.

“Kita berharap mari sama kita jaga ketertiban, apalagi ini mau menjelang Pilkada 9 Desember 2020,” pungkasnya. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2