Akibat Tanah Bukit Amblas Di Aceh Timur, Jalan Negara Kian Mengancam

  • Bagikan
BERBAGAI jenis kendaraan mengantri di Jalinsum Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Aramiyah, Birem Bayeun, Aceh Timur, Minggu (5/12). Waspada/M Ishak
BERBAGAI jenis kendaraan mengantri di Jalinsum Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Aramiyah, Birem Bayeun, Aceh Timur, Minggu (5/12). Waspada/M Ishak

IDI (Waspada): Akibat amblas tanah bukit, sepanjang 100 meter jalan lintas sumatera (jalinsum) Banda Aceh-Medan, persisnya di Desa Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, menjadi sempit.

Antrian panjang berbagai jenis kendaraan terlihat dari arah Banda Aceh ke Medan atau sebaliknya. Kondisi itu terjadi menyusul musim penghujan yang terjadi dalam sebulan terakhir di daerah itu.

Tidak hanya itu, percikan lumpur kendaraan roda empat juga mengancam pengendara motor. “Sudah lama tanah lumpur itu pak, semakin lama jalan semakin sempit, sehingga kendaraan mengantri,” kata Muslim, warga setempat, kepada Waspada, Minggu (5/12).

Dia meminta, Balai Pembangunan Jalan Negara (BPJN) Aceh untuk segera turun ke lokasi guna membersihkan tanah lumpur di atas badan jalan dan membuat takut, sehingga tanah bukit tidak amblas ke atas badan jalan disaat musim penghujan.

“Perlu dibangun talud dan drainase atau parit jalan, sehingga tanah tidak lagi amblas ke atas badan jalan. Jika terus dibiarkan, maka tentu akan berdampak ke pengguna jalan,” timpa Muslim.

Camat Birem Bayeun, Iskandar Budiman, dikonfirmasi terpisah mengakui jalan negara di Desa Aramiyah, terjadi penyempitan. Kondisi tersebut akibat amblesnya tanah bukit hingga mengakibatkan lumpur mencapai ketinggian 20 sentimeter di atas badan jalan.

“Kami berharap instansi terkait segera menangani, karena malam hari sempat jatuh korban akibat terpeleset di atas lumpur. Jika hujan lebat, maka lumpur akan terus bertambah di atas badan jalan, sehingga pandangan jalan terganggu,” pungkas Iskandar Budiman. (b11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *