Waspada
Waspada » Akhyar Nasution Memenuhi Panggilan Bawaslu
Headlines

Akhyar Nasution Memenuhi Panggilan Bawaslu

CALON Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution memenuhi undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Medan, Rabu (21/10). Waspada/Ist
CALON Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution memenuhi undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Medan, Rabu (21/10). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution memenuhi undangan klarifikasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Medan, Rabu (21/10).

Ditemani kuasa hukumnya, M Hatta, calon petahana ini tiba di Bawaslu Medan, Jalan Sei Bahorok sekitar pukul 12.10. Kurang lebih satu jam Akhyar dimintai klarifikasi oleh Sentra Gakkumdu.

Akhyar seusai memberikan klarifikasi mengatakan, sebagai kandidat yang pernah bertarung di kontestasi Pilkada, ia sudah memahami aturan yang berlaku, sehingga tidak akan mungkin melakukan pelanggaran.

“Saya tahu peraturan-peraturan, dan saya tidak akan pernah melanggar peraturan. Saya hanya hadir melihat anak-anak, para calon-calon hafiz Quran,” katanya.

Ia juga mempertanyakan motif Hasan Basri Sinaga yang melaporkan dirinya.

“Kalau saya baca di media, dia habis pulang dari Batubara, warga Labuhan Deli, Marelan sana, dari mana dia tahu (acara), jangan main asal lapor aja,” ujarnya di Bawaslu.

Akhyar mengaku punya hak untuk melaporkan balik Hasan Basri.

“Saya juga punya hak untuk laporkan dia, saya minta Bawaslu dalami dulu laporan dia itu,” tuturnya.

Tahu Aturan

Eks Politikus PDIP ini mengaku tahu aturan. Sehingga tidak akan melanggar aturan yang ada saat masa kampanye.

Kembali dia menegaskan maksud kehadirannya ke Rumah Tahfidz.

“Benar saya berkegiatan kalau gak salah tanggal 14 Oktober di Dispora (Dibawah Pohon Roda). Selesai dari situ masyarakat mengajak saya untuk ke rumah Tahfidz tersebut, di situ tempatnya sempit dan hujan deras, di sana ketemu anak-anak Santi Tahfiz, saya ucapkan terimakasih kepada orang tua yang mengirimkan anak-anaknya belajar ke Rumah Tahfidz,” terangnya.

Kuasa Hukum Paslon AMAN, M Hatta, menambahkan, kemungkinan pihaknya melaporkan balik Hasan Basri Sinaga menunggu hasil pemeriksaan di Bawaslu.

“Kita tunggu dulu hasilnya,” jelasnya.

Dia meyakini kehadiran Akhyar ke Rumah Tahfidz yang dipersoalkan oleh Hasan Basri tidak akan ditindaklanjuti. Sebab, saat hadir di sana Akhyar bukan untuk berkampanye. (h01)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2