50 Anggota DPRD Medan Dapat Tablet Dan Laptop - Waspada

50 Anggota DPRD Medan Dapat Tablet Dan Laptop

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Sebanyak 50 Anggota DPRD Kota Medan akan mendapat fasilitas penunjang kinerjanya berupa tablet dan laptop yang sudah tiba di gedung DPRD Medan, Selasa (9/6), kemarin.

Dimana anggaran pengadaan laptop dan tablet tidak termasuk kegiatan yang dirasionalisasi untuk penanganan Covid-19 karena permintaan dewan.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan, Andi Syukur Harahap, mengatakan, pihaknya sudah memesan laptop atau tablet untuk anggota dewan sejak beberapa bulan lalu atau sebelum pandemi Covid-19.

“Tablet itu untuk menunjang aplikasi manajemen kerja agar dimana anggota dewan berada utusan administrasi, surat menyurat, jadwal kegiatan, informasi dan sebagainya bisa diakses,” ujarnya kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (10/6).

Dijelaskan Andi, proses pengadaan laptop dan tablet dilakukan secara elektronik melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

“Harganya sesuai e-katalog, tidak ada permainan di sana karena melalui LKPP,” tuturnya.

Menurutnya, setiap periode anggota dewan mendapat fasilitas berupa laptop.

“Periode sebelumnya itu hanya laptop, untuk periode ini ditambah dengan tablet. Sekarang sudah zaman teknologi, ini juga dalam rangka mengurangi penggunaan kertas (paper less). Sejumlah daerah bahkan sudah melakukan lebih dahulu,” ungkapnya.

Andi mengatakan fasilitas laptop beserta tablet yang diberikan kepada anggota dewan merupakan inventaris dari Sekretariat DPRD.

“Jadi begitu masa jabatan berakhir tablet dan laptop ditarik kembali,” ucapnya.

Sementara untuk penyerahan laptop dan tablet tersebut baru akan dilakukan ketika keduanya tiba.

Informasi yang dihimpun tablet yang diberikan kepada anggota dewan adalah senilai Rp 6.645.000, dan laptop seharga Rp 22.350.000 atau totalnya Rp 28.995.000.

Jika dikalikan 50 anggota dewan maka total biaya yang dihabiskan lebih dari Rp 1,4 Miliar.

Selain mendapat laptop dan tablet, anggota DPRD Medan juga mendapa fasilitas asisten pribadi yang akan bertugas mengurusi administrasi setiap anggota dewan.

“Jadi disetiap ruangan anggota dewan akan ada asisten pribadi,” ucapnya.

Ia mengaku asisten pribadi tersebut tidak direkrut secara khusus.

Namun, manfaatkan Pekerja Harian Lepas (PHL) yang sudah ada di Sekretariat DPRD Medan.

“Tugas asisten pribadi itu mengatur jadwal, apa saja kegiatan anggota dewan. Selama ini kan tidak ada, makanya difasilitasi,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Medan, H Rajuddin Sagala mengaku belum mengetahui jika anggota dewan akan dapat fasilitas berupa Tablet dan Laptop.

“Saya belum tahu soal itu, saya sendiri belum dapat soalnya,” kata Rajuddin.

Namun, ia menilai pemberian fasilitas tersebut justru membantu kinerja anggota legislatif di tengah pandemi Covid-19.

“Kalau ditengah situasi seperti ini, itu sangat membantu, karena rapat paripura dan RDP bisa melalui virtual. Jadi kinerja anggota DPRD bisa terbantu dengan adanya fasilitas itu. Karena tidak semua handphone yang dimiliki teman-teman sinyalnya bagus, jadi bisa memudahkan kinerja legislatif ditengah pandemi ini. Jadi tidak harus ketemu fisik,” pungkasnya. (h01)

  • Bagikan