Waspada
Waspada » 35 Negara Lockdown, 1 Miliar Orang Terkurung
Headlines Internasional

35 Negara Lockdown, 1 Miliar Orang Terkurung

Jalanan Kota San Fransisco, Amerika Serikat, Sabtu, kosong melompong dari hiruk pikuk kendaraan yang biasanya lalu-lalang karena krisis penyebaran virus corona. AP

PARIS, Prancis (Waspada): Perkembangan kasus virus corona di sebagian besar negara dunia semakin mengkhawatirkan, meski ada beberapa negara yang menunjukkan penurunan, seperti China, Korea Selatan, dan Jepang.

Data yang dirangkum AFP, Minggu (22/3/2020), sejauh ini 35 negara memberlakukan lockdown nasional maupun lokal serta memaksa hampir 1 miliar orang terkurung di rumah.

Jumlah kematian menembus angka 13.000, dengan Italia sebagai negara dengan kasus tertinggi yakni hampir 5.000 jiwa (4.825), disusul China di angka 3.260. Rasio kematian di Italia juga yang tertinggi yakni 8,6 persen.

Namun ada secercah harapan untuk Italia, jumlah penderita positif yang sembuh juga terus melonjak menjadi 6.072, jauh meninggalkan korban meninggal. Sementara itu kasus positif Covid-19 sudah ditemukan di 35 negara, dengan jumlah korban menembus angka 300.000, tepatnya 304.529.

Pemberlakuan lockdown kini menjagkau daratan Amerika, di seberang Atlantik. Beberapa negara bagian di Amerika Serikat memberlakukan lockdown, termasuk melarang warga keluar rumah, yakni California dan New York. Sementara Washington, negara bagian dengan kasus korona tinggi, belum melakukan lockdown meskipun membatasi aktivitas warga secara ketat.

Kasus virus corona di AS melonjak drastis hingga menempatkan negara itu di urutan ketiga dunia, di bawah China dan Italia. Sejauh ini AS melaporkan 25.493 kasus, sebanyak 307 di antaranya meninggal dan 171 sembuh.

“Ini merupakan saat untuk menunjukkan pengorbanan nasional secara bersama, juga waktu untuk menghargai orang-orang yang kita cintai. Kita akan meraih kemenangan besar,” kata Presiden Donald Trump.

Selain Italia, Spanyol juga menunjukkan perkembangan kasus yang sangat mengkhawatirkan. Data pada Sabtu menunjukkan, Negeri Matador mengonfirmasi lonjakan 32 persen kasus kematian sehingga menembus angka 1.300.

Perdana Menteri Pedro Sanchez memperingatkan, negara harus mempersiapkan diri untuk melalui hari-hari yang sangat sulit ke depan.Kasus kematian di Prancis juga melonjak menjadi 562 pada Sabtu. Prancis sudah menerapkan lockdown sejak beberapa hari lalu, menyusul Italia dan Spanyol. (afp/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2