Waspada
Waspada » 3 Mayat Korban Longsor Tapsel Ditemukan, Evakuasi Berlanjut
Headlines Sumut

3 Mayat Korban Longsor Tapsel Ditemukan, Evakuasi Berlanjut

 

TAPSEL (Waspada): Tim terpadu Pemkab Tapanuli Selatan, TNI, Polri dan PLTA Batangtoru menemukan tiga sosok mayat tergulung lumpur pada evakuasi korban longsor di Kecamatan Marancar, Jum’at (30/4) pagi.

“Identitas belum diketahui. Saat ini sedang dioutopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok,” kata Sekretaris Daerah Tapsel Parulian Nasution bersama Dandim 0212\TS Letkol Inf. Rooy Chandra Sihombing dan Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj.

Dijelaskan, bencana longsor merenggut nyawa ini terjadi Kamis (28/4) sekira pukul 18:00. Berada di tanah warga bermarga D. Siregar yang dijaga Anius Waruwu bersama keluarga. Secara administrasi, lokasi ini berada di wilayah Kelurahan Wek 1 Kecamatan Batangtoru.

Saat kejadian, karyawan proyek pembangunan PLTA Batangtoru sedang melakukan pemantauan lokasi pasca diguyur hujan lebat. Mereka berada di bagian atas lereng bukit, sementara rumah Waruwu di bagian dasar dekat sungai.

“Kejadian ini murni bencana alam. Jumlah korban belum diketahui secara pasti dan masih dilakukan pencarian. Mohon do’a kita semua agar tidak ada pertambahan jumlah korban, evakuasi ini sukses aman dan lancar,” pinta Parulian.

KARYAWAN HILANG

Secara terpisah manajemen PT. North Sumatera Hydro Energy selaku pelaksana PLTA Batangtoru melalui Communication & External Affairs Director Firman Taufick menyebut dua orang karyawan masih hilang.

Dijelaskan, Kamis (29/4) pukul 16:30, karyawan K3 Sinohydro bernama Dolan Sitompul menemani pekerja asing Long Quan dan Xie memantau lokasi proyek pembangunan PLTA Batangtoru yang diguyur hujan lebat.

Mengendarai mobil double cabin, mereka temukan banjir lumpur setinggi 50 centimeter di titik jalan R17 K4+100 Bridge 6. Dari kondisi lapangan, sudah ada kecurigaan akan terjadi longsor. Namun sebelum beranjak, mereka ambil foto dokumentasi untuk laporan.

Naas terjadi pukul 18:20, saat akan meninggalkan lokasi tiba-tiba tanah di atas bukit longsor. Karyawan bernama Xie meloncat keluar mobil dan berhasil menyelamatkan diri. Sementara Long Quan dan Dolan Sitompul yang masih di dalam mobil digulung longsor.

Longsoran tanah meluncur dan menyapu rumah sekaligus warung kopi milik Anius Waruwu yang ada di bagian bawah lereng bukit. Belum dikatahui berapa orang yang ada di sana saat longsor terjadi.

Taufick mengatakan, menerima kabar bencana ini pihaknya langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sekira pukul 20:00 diadakan rapat koordinasi bersama Pemkab Tapsel, TNI dan Polri.

Mengingat hari sudah malam dan medannya cukup berat, evakuasi dilakukan Jum’at pagi. Personil yang dilibatkan terdiri dari 25 prajurit TNI, 25 Polri, 10 BPBD Tapsel, 10 pegawai kantor Kecamatan Marancar dibantu personil pengamanan PT. NSHE.

Posko evakuasi didirikan di sekitar lokasi yang longsor. Peralatan dikerahkan terdiri dari alat berat dengan jumlah tidak terbatas dari Sinohydro. Lima ambulans dari Dinkes Tapsel dan perusahaan untuk membawa korban ke RSUD Sipirok. (a05)

Keterangan Gambar:

LONGSOR lokasi proyek PLTA Batangtoru. Tiga mayat korban telah ditemukan, namun belum dketahui identitasnya. Evakuasi terus dilakukan untuk mencari korban lain yang diperkirakan 9 orang lagi. (Waspada/Sukri Falah Harahap)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2