3 Korban Luka-luka Akibat Ledakan Di Ramayana - Waspada

3 Korban Luka-luka Akibat Ledakan Di Ramayana

  • Bagikan
KAPOLRESTABES Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir melihat Fountain Cafe Ramayana Teladan yang porak-poranda karena meledak diduga dari gas. Waspada/Surya Efendi
KAPOLRESTABES Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir melihat Fountain Cafe Ramayana Teladan yang porak-poranda karena meledak diduga dari gas. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Ledakan keras terjadi di kompleks pertokoan Ramayana Plaza Jl Sisingamangaraja, Medan, Rabu (25/3) siang disaat suasana libur Nyepi.

Belum diketahui pasti penyebab ledakan, namun diduga berasal dari tabung gas yang berada di Fountain Cafe. Akibat ledakan tersebut, Fountain Cafe yang berada di lantai dasar porak poranda.

Sementara Richeese Factory yang bersebelahan dengan fountain mengalami rusak ringan. Pantauan Waspada, dinding aluminium Fountain Cafe jebol dan kaca berserakan hingga lahan parkir.

Meja, bangku dan mini bar rusak berserakan. Dugaan awal beredar di medsos ledakan disebabkan bom, namun dibantah Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir.

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan dan cek TKP dilakukan Jihandak dan Labfor, tidak ditemukan residu bahan peledak, namun ada aroma gas di lokasi kejadian.

“Lokasi steril, bukan karena ledakan bom,” katanya menyebutkan tiga orang mengalami luka ringan akibat peristiwa itu, yakni dua pria FP dan Y serta seorang wanita berinisal S.

Mereka ini merupakan karyawan Fountain Cafe dan Richeese Factory yang sedang membersihkan ruangan sebelum cafe waralaba itu buka.

Kapolres didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan dan sejumlah perwira Polres dan Poldasu menjelaskan, sesuai prosedur pihaknya menurunkan Tim Jihandak dan Labfor dibantu Reskrim untuk mensterilkan lokasi, karena isu di medsos peristiwa terjadi akibat ledakan bom.

“Ini sesuai protap, dan saat ini kita masih lakukan penyidikan sebab tabung gas bisa meledak,” sebutnya. Dari keterangan staf Fountain Cafe, peristiwa terjadi sekira pukul 11:45.

Saat itu pertokoan belum buka, karena pihak manajemen Ramayana menetapkan pertokoan buka pukul 12:00, sejak merebaknya kasus Corona.

“Saat kejadian pertokoan masih sepi, dua rekan kita yang mengalami luka ringan saat itu sedang bersih-bersih dan merapikan ruangan,” katanya.

Terpisah, Manager Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly menyampaikan, berdasarkan laporan didapat tim Pusdalops, ledakan yang terjadi diduga berasal dari tabung gas.

Adapun dampak ledakan membuat Fountain Cafe rusak cukup parah dengan persentase sekira 60%. “Ledakan ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ujarnya. (m27)

  • Bagikan