26.000 Ha Lahan PT SSL Telah Dikuasai Koorporasi Dan Perorangan

  • Bagikan

PALAS (Waspada): 26.000 hektar lebih areal izin perusahaan PT Sumatera Silva Lestari (SSL) telah dikuasai korporasi dan oknum perorangan.

Hal itu disampaikan Komisaris PT SSL, Muller Tampubolon (foto) kepada Waspada, Minggu (21/11).

Muller menegaskan, sesuai izin yang diberikan pemerintah terkait pengelolaan kawasan hutan seluas 33.390 Hektare di Kabupaten Padanglawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut) sebagian besar telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Bahkan kata Muller, saat ini seluas 26.211 Hektare diantaranya sudah dikuasai korporasi juga sejumlah oknum masyarakat perorangan.

Dimana seluas 10.338 Ha dikuasai korporasi sedang sisanya 15.873 Ha juga dikuasai masyarakat perorangan serta kelompok tertentu.

“Sehingga hanya seluas 7.169 Ha saja yang dapat dikelola itupun termasuk lahan konservasi didalamnya,” tegas Muller.

Hal itu juga telah dijelaskan pernyataan saat rapat dengar pendapat (RDP) gabungan antara perusahaan dengan komisi A dan B DPRD Sumut bersama perwakilan masyarakat terkait masalah kawasan hutan di Palas, Jumat (19/11) kemarin.

Dimana rapat mediasi yang dihadiri masyarakat, perusahaan, Dinas Kehutanan Provinsi Sumut, Polda Sumut serta BPN digelar untuk mencari solusi terkait pengelolaan kawasan hutan di Palas.

Bagaimanapun juga, Muller menjelaskan bahwa perusahaan tidak pernah melakukan penyerobotan lahan dan perusahaan taat aturan dalam pengelolaan kawasan hutan.

“Perusahaan PT SSL tidak benar menyerobot lahan seluas 14 ribu ha lahan yang diklaim masyarakat, tetapi justru sebaliknya,” tegas Muller.

Muller berharap agar konflik lahan yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan PT Sumatera Sylva Lestari yang terjadi di Kabupaten Palas, Sumut secepatnya bisa dituntaskan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. (a30)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *