Waspada
Waspada » 2 Wanita Korban Pembunuhan Warga Belawan
Headlines Medan

2 Wanita Korban Pembunuhan Warga Belawan

KELUARGA besar almarhumah Ariska Fitria masih berduka usai pemakaman, Selasa (23/2) di Kelurahan Bagandeli, Kecamatan Medan Belawan. Waspada/Ist
KELUARGA besar almarhumah Ariska Fitria masih berduka usai pemakaman, Selasa (23/2) di Kelurahan Bagandeli, Kecamatan Medan Belawan. Waspada/Ist

BELAWAN (Waspada): Jasad dua wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di dua lokasi terpisah, Senin (22/2) ternyata dua sahabat yang bertetangga bermukim di Lorong 10, Kelurahan Bagandeli, Kecamatan Medan Belawan.

Korban Ariska Fitria, 21, ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di Pasiran Kecamatan Perbaungan, Kecamatan Serdangbedagai sedangkan Aprila Cinta, 13, ditemukan telah menjadi mayat di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat pada hari yang sama.

Menurut keterangan kedua orang tua korban Ariska Fitria masing masing Alan Sutopo, 55, dan istrinya Nyaik 45, Sabtu (21/2) sore itu sekitar pukul 14:30 wib korban berpamitan mau ke Pajak Belawan untuk membeli kado.

Ariska Fitria mengajak temannya yang masih tetangganya, Aprila Cinta untuk membeli kado dan saat keluar dari lorong di tempat tinggal keduanya, mereka singgah di minimarket.

Sejak saat itulah keduanya tidak pulang pulang kerumah hingga pada Minggu (22/2) sekira pukul 11:30 wib orang tua dari Ariska Pitria mendapat kabar bahwa anaknya di temukan warga di Pasiran Perbaungan telah menjadi mayat dan berada di RS Bhayangkara Medan.

Selanjutnya kedua orangtua Ariska Fitria langsung mendatangi RS Bhayangkara.

“Setibanya di RS Bhayangkara Medan, kamipun terkejut dan mayat tersebut memang benar anak kami Ariska Pitria,” jelas Alan Sutopo, Selasa (23/2).

Usai divisum, tambah Sutopo, jasad putrinya itu dibawa pulang ke Belawan dan usai di mandikan dan disholatkan langsung di kebumikan di pemakaman Umum Kelurahan Bagandeli Belawan.

Sementara itu orang tua Aprila Cinta, Siti Maryam, 53, dan Aprianto, 53, sempat bertanya mengapa anaknya belum juga pulang ke rumah.

Saat sedang bertakjiah di rumah duka almarhum Ariska Fitria, secara mendadak mereka mendapatkan info bahwa mayat anaknya kini berada di RS Bhayangkara Medan.

Begitu mendapat info, Siti Maryam dan suaminya langsung pergi ke RS Bhayangkara Medan untuk memastikan apa memang benar mayat tersebut anaknya.

“Saat kami melihat mayat tersebut,ternyata itu mayat anak kami yang keadaan sangat menyedihkan hati kami karena wajahnya lembam lembam dan dadanya berwarna biru,” tutur Siti Maryam sembari menyeka air matanya.

Selanjutnya, Siti Maryam dan suaminya segera membawa jasad putrinya pulang ke Bagandeli.

Kedua orang tua korban tindak kekerasan tersebut meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan segera menangkap para pelaku penganiayaan tersebut.

“Bila sudah tertangkap, kami berharap agar pelakunya dihukum sesuai dengan perbuatannya karena sudah menghilangkan nyawa anak kami,” pinta Alan Sutopo didampingi Siti Maryam. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2