13 Rumah Di Sei. Bilah Terbakar, Sembilan Rata Dengan Tanah - Waspada

13 Rumah Di Sei. Bilah Terbakar, Sembilan Rata Dengan Tanah

  • Bagikan
SEMBILAN dari 13 rumah di kawasan Kel. Sei. Bilah, Kec. Sei. Lepan, menjadi puing akibat kebakaran. 13 Rumah Di Sei Bilah Terbakar, Sembilan Rata Dengan Tanah.Waspada/Asrirrais
SEMBILAN dari 13 rumah di kawasan Kel. Sei. Bilah, Kec. Sei. Lepan, menjadi puing akibat kebakaran. 13 Rumah Di Sei Bilah Terbakar, Sembilan Rata Dengan Tanah.Waspada/Asrirrais

P. BRANDAN (Waspada): Sebanyak 13 rumah di daerah pesisir Lingk III, Kel. Sei. Bilah, Kec. Sei. Lepan, Sabtu (13/2) sekira pukul 03:30, dilalap ‘si jago merah’ dan sembilan rumah di antaranya rata dengan tanah.

Kobaran api baru berhasil dijinakkn dua jam kemudian, setelah enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemkab Langkat, PT Pertamina RU II, Pertagas, dan Pertamina EP Pangkalansusu Field diterjunkan ke lokasi.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada menjelang Subuh buta di wilayah padat penduduk ini tidak ada terdapat korban jiwa, namun total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp500 juta lebih.

Menurut keterangan yang dihimpun Waspada di lokasi kejadian, sumber api berasal dari salah satu rumah berdinding papan yang dihuni oleh seorang pemuda yang selama ini menurut warga mengidap gangguan jiwa alias tidak waras.

Pemuda berusia sekitar 40 tahun bernama Arfan ini kabarnya membakar anti nyamuk di atas kasur di dalam ruangan kamarnya. Api membakar kasur, kemudian dengan cepat menjalar ke bagian rumah bermaterial kayu tersebut.

Diduga karena lambat ketahuan, api semakin membesar dan membakar 12 rumah yang berada di sekitarnya. Para korban saat itu panik dan berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dari kepungan api yang terus semakin membesar.

Pasca kebakaran, Kapolsek P. Brandan AKP PS Simbolon bersama anggota turun ke Posko darurat yang didirikan warga memberikan bantuan kemanusiaan berupa puluhan karung beras, minyak goreng kemasan, gula pasir, mie instan, dan beberapa dus air mineral.

“Ini sebagai wujud rasa empati kami terhadap para korban yang sedang tertimpa musibah. Kita berharap, para korban tabah menerima cobaan ini,” ujar AKP PS Simbolon saat ditemui Waspada di sela penyerahan bantuan sembako di lokasi kebakaran.

Menyinggung penyebab kebakaran, dia menjelaskan, menurut informasi yang didapat, ada seorang warga yang mengidap gangguan jiwa menyalakan api untuk menghidupkan obat nyamuk, kemudian api membakar kasur dan merambat ke bagian rumah.

Menurut AKP PS Simbolon, dalam peristiwa ini, sembilan rumah ludes terbakar dan tak ada harta benda yang dapat diselamatkan, sementara 3 rumah hanya sebagiannya saja yang terbakar. Ada pun total kerugian, kata dia, ditaksir mencapai Rp500 juta.

Lurah Sei. Bilah, Evidiana Rika, saat ditanya Waspada bantuan sosial yang telah diberikan Pemkab Langkat kepada warga korban kebakaran mengatakan, bantuan dari Pemkab belum turun. “Ini kan hari libur, tapi Pak Camat sudah melaporkannya,” ujarnya.

Sejumlah warga berinisiatif membuka dapur umum dan sekaligus posko bantuan. Mereka berharap, uluran tangan dari para kalangan dermawan untuk membantu meringankan beban penderitaan para korban. (a10/c01)

  • Bagikan