11 Oknum Polri Tersangka Kasus Narkoba Di Tj Balai Dan Polair

11 Oknum Polri Tersangka Kasus Narkoba Di Tj Balai Dan Polair

  • Bagikan
KAPOLDASU Irjen Pol. Panca Putra didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin menjelaskan pengungkapan kasus Narkoba di aula Tribrata Mapoldasu, Selasa (29/6). Waspada/gito ap
KAPOLDASU Irjen Pol. Panca Putra didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin menjelaskan pengungkapan kasus Narkoba di aula Tribrata Mapoldasu, Selasa (29/6). Waspada/gito ap

MEDAN (Waspada): Dit Narkoba Polda Sumut menetapkan 11 oknum personel kepolisian sebagai tersangka peredaran dan penyalahgunaan Narkoba yang diungkap pada 27 April hingga 15 Juni 2021.

“11 oknum yang ditetapkan sebagai tersangka berasal dari Polres Tanjungbalai dan Dit Polair Polda Sumut,” sebut Kapoldasu Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin saat konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba di aula Tribrata Mapolda Sumut, Selasa (29/6).

Kapolda mengatakan, selama dua bulan itu tim Dit Reserse Narkoba Poldasu bersama Polres jajaran telah mengungkap 35 kasus dengan mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 412, 96 Kg, pil ekstasi sebanyak 54,614 butir dan 674 Kg ganja.

Selain barang bukti Narkoba, polisi juga mengamankan 64 tersangka kasus tersebut.

Dari 35 kasus Narkoba yang berhasil diungkap, tujuh diantaranya ditangani Tim Ditres Narkoba Poldasu dengan 20 tersangka dan barang bukti sabu-sabu seberat 242,34 Kg serta 48,418 butir pil ekstasi.

Bawa Sabu 35 Kg

Kapolda menjelaskan, pengungkapan pada 27 April 2021 di Jalan Medan-Banda Aceh mengamankan tersangka SY yang membawa sabu-sabu seberat 35 Kg. Kemudian, 30 April 2021 di Jalinsum Asahan mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 51 Kg dan pada 8 Juni 2021 mengamankan tersangka DS di Jalan Tanjungbalai dengan barang bukti 20 Kg sabu-sabu.

Pada 15 Juni 2021 petugas juga berhasil mengamankan dua tersangka MF dan MUS, dengan barang bukti sabu-sabu seberat 69 Kg. “Dari empat kasus narkoba jaringan Aceh yang saya paparkan turut diamankan barang bukti dua senjata laras panjang bersama beberapa butir amunisi,” katanya.

Ia menambahkan, untuk kasus penemuan sabu-sabu seberat 57 Kg tidak bertuan di perairan Tanjungbalai, petugas mengamankan dua tersangka bernisial HS dan SU. Kedua tersangka melakukan transaksi menggunakan kapal kecil dengan diberikan imbalan sebesar Rp200 juta.

“Setelah kita dalami ternyata barang bukti seberat 80 Kg, dan berdasarkan pendalaman adanya dugaan keterlibatan oknum anggota dalam peredaran narkoba tersebut,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada masyarakat maupun anggota yang terlibat peredaran Narkoba sesuai aturan yang berlaku.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) dan atau pasal  111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20  tahun.(m10)

 

 

  • Bagikan