Waspada
Waspada » 11 Jam, Kembar Siam Adam Dan Aris Berhasil Dipisahkan
Headlines Medan

11 Jam, Kembar Siam Adam Dan Aris Berhasil Dipisahkan

KEMBAR Siam asal Labuhan Batu, Adam dan Aris sebelum dipisahkan tim dokter RSUP HAM Medan. Waspada/Ist
KEMBAR Siam asal Labuhan Batu, Adam dan Aris sebelum dipisahkan tim dokter RSUP HAM Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan berhasil memisahkan bayi kembar siam yang diberi nama Adam dan Aris, asal Kabupaten Labuhan Batu.

Operasi pemisahan tersebut memakan waktu hampir 11 jam, dimulai pukul 07:00 pagi hingga sore pukul 17:40 WIB.

Namun, operasi masih berlanjut untuk menutup bagian dada dan perut.

‘’Tadi pagi sekira pukul 07:00 WIB dimulai proses pemisahan Adam dan Aris dan berhasil dipisahkan pukul 17:40 tadi sore,’’ ucap Kasubbag Humas RSUP HAM Medan Rosario Dorothy Simanjuntak kepada Waspada, Rabu (20/1) malam.

Rosario menambahkan kalau operasi lanjutan setelah pemisahan masih terus berlangsung hingga saat ini.

‘’Kondisi Adam dan Aris saat ini baik, sedang dalam penanganan medis diruangan operasi,’’ sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP HAM dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K).

dr Rizky menyebutkan, Adam dan Aris sudah dipisah, tapi operasi masih berlanjut untuk bagian perut dan dadanya.

‘’Tim menutup bagian perut dan dadanya. Semoga tidak ada kendala ya. Mohon doa dari masyarakat,’’ ucap dr Rizky seraya menyebutkan stok darah cukup dan tim telah menyediakan 16 kantong darah golongan B yang disumbangkan tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUP HAM Medan.

dr Rizky menambahkan setelah operasi pemisahan tersebut Adam dan Aris akan dirawat intensif.

Kondisi mereka dipantau sangat ketat selama 3×24 jam.

Operasi pemisahan kembar siam Adam dan Aris ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai oleh Prof dr Guslihan Dasa Tjipta SpA(K), dengan melibatkan sekitar 50 orang tenaga medis yang terdiri dari beberapa dokter sub spesialis, terutama dokter spesialis bedah anak, dokter spesialis anesthesi pediatrik, dan dokter spesialis anak.

Kondisi kembar siam Adam dan Aris sendiri sebelum operasi dalam keadaan sehat dengan berat badan total sekitar 16 kg.

Keduanya sudah berusia 1 tahun 1 bulan, di mana mereka lahir di RSUP HAM pada tanggal 9 Desember 2019 lalu.

Supono, 32, dan Nur Rahmawati, 26, merupakan orang tua bayi kembar siam Adam dan Aris yang berasal dari Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu.

Seperti diketahui, operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUP HAM Medan ini sudah 4 kali berhasil dilakukan sepanjang sejarah rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini.

Sebelumnya, tim dokter dari rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Asahan (2017) dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara (2019). (m29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2