Audisi KDI Kembali Bergulir Di Medan

Audisi KDI Kembali Bergulir Di Medan
Rombongan tim MNCTV bersama bintang KDI saat berkunjung ke harian Waspada Jumat (28/6). Waspada/Rizky Rayanda

     Kehadiran rombongan MNCTV ke Harian Waspada terdiri Gina Mayangsari (Production Division Head MNCTV), Susi Indriyani (Production Department Head),

     Gerry (Executive Producer) serta jebolan KDI antara lain Syamsir (KDI 2014), Isma (2007), Dedi (2006), Musbro (2018) dan Delima (2018)  disambut T.Junaidi selaku pengasuh rubrik hiburan Harian Waspada berkaitan bakal dilakukannya Audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2019 di Gedung Serbaguna Pemprovsu Jalan Pancing Medan 29-30 Juni 2019.

     Lia mengaku memang kontes ajang pencarian bakat sudah berlangsung sebelas tahun, sempat vakum tiga tahun di era 2015. Setelah menjalani rehat lumayan lama, mereka merasa agak bingung, tapi sebenarnya tidak juga karena memang inilah jati diri KDI sebagai pionir ajang pencarian bakat  penyanyi dangdut yang tidak bisa dihilangkan, ujarnya.

     KDI 2019, masih tetap dengan mempertahankan ciri khasnya, cuma saja dikemas sesuai dengan era milenial agar memberi kesan menarik serta beda dengan ajang pencarian bakat yang menyerupai  KDI. "Kami tahun ini menampilkan konsep baru termasuk penataan musiknya maupun aransemen lagunya disesuaikan dengan selera masyarakat milenial sekarang ini, tanpa meninggalkan ciri khas musik  dangdutnya", tuturnya.

     Lia juga menyebutkan, tahun lalu mereka juga sudah launching KDI menghasilkan Delima asal Tg  Balai diharapkan nantinya ke depannya setiap tahun diadakan agar mampu melahirkan bintang-bintang  baru penyanyi dangdut masa depan Indonesia. "Tahun ini kami datang lagi dan berharap memberikan  tontonan yang 'Wow' dan inilah kontes dangdut yang sebenar-benarnya", katanya penuh optimis bahwa  tayangan ini bakal memberikan rating yang tinggi.

     Menyangkut genre yang bakal disuguhkan di kontes ini seperti penuturan Gerryndra Danurwendo tetap mengetengahkan konsep 'Mix'. Artinya semua genre masuk keluarga dangdut bisa ikut audisi,  selain dangdut tentunya seperti melayu, dangdut original dan klasik sampai musik dangdut bergaya  sungai Gangga alias India. "Masyarakat tetap masih menyukai musik-musik yang variatif. Jadi tidak  bisa kita tampilkan satu genre dangdut saja," ujarnya menambahkan mereka juga mengakui bahwa Medan merupakan salah satu kota yang berpotensi besar untuk  menyumbang para calon bintang KDI selanjutnya. “Kami sedang fokus untuk audisi dan mencari peserta, karena peserta adalah kunci dari ajang KDI 2019 kali ini. Untuk persiapan babak kontesnya kami terus melakukan meeting dan diskusi untuk mencapai yang terbaik. Jadi ditunggu saja kelanjutannya,” ungkap Gerryndra Danurwendo selaku Executive Produser dan juri audisi KDI Medan  2019.

     “Untuk audisi di kota Medan alur dan flow penjurian akan tetap sama seperti di Makassar, yang  berbeda tentu crowd-nya dan juga pesertanya. Kami harap animonya lebih besar dan juga  bisa menemukan kualitas bintang yang secara paket lengkap di Medan," lanjut Gerryndra.

     Venue audisi juga sudah dikemas sedemikian rupa agar peserta audisi merasa nyaman pada saat mengikuti audisi nanti. Selain itu, para peserta juga akan dihibur bintang-bintang KDI selama audisi berlangsung, dan telah disiapkan panggung untuk para peserta menunjukkan aksi dan  bakatnya.

    Kedatangan rombongan MNCTV ke gedung Bumi Warta Waspada bersama bintang KDI berlangsung seru dan heboh, apalagi mereka tanpa sungkan masing-masing menyumbangkan suaranya dan penuh kekeluargaan dan penuh canda tawa.(m19)