Gepenta Tobasa Audiensi Program Kerja  Bersama Bupati

TOBASA (Waspada): Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba Tawuran dan Anarkis (Gepenta) Tobasa yang dipimpin Ketua DPK Adi Susanto Marbun bersama Bendahara Marlinang Butarbutar, Ketua Gepenta Bidang Ikatan  Motor Petrus Simanungkalit, Ketua Komandan Pasukan Inti (KOPASTI) Pasatu Lumbantoruan dan Koordinator Bidang Kehumasan Olmessi Sirait, melakukan audiensi program kerja Gepenta bersama Bupati Tobasa, Rabu (6/11).

Gepenta Tobasa Audiensi Program Kerja  Bersama Bupati
DPK Gepenta Tobasa foto bersama dengan Asisten I Pemkab Tobasa Harapan Napitupulu bersama Staf pemerintahan lainnya usai audiensi, Rabu (6/11).  Waspada/Ramsiana Gultom

Pengurus Gepenta disambut baik oleh jajaran pemerintah yang mewakili Bupati Tobasa, yakni  Asisten I Harapan Napitupulu, Plt Kadis Pariwisata Jhon piter Silalahi, Kabid Kewaspadaan, Ketahanan Nasional & Ormas Kesbangpol Partogi Tambunan, Kabid Perdangan Disperindag Dumaria Sinaga, Kabid Pemuda Dinas Pendidikan Pintor Napitupulu.

Audiensi dan Sosialisasi rencana program kerja Gepenta tersebut dibuka oleh Asisten I Harapan Napitupulu mewakili Bupati Tobasa. Selanjutnya pemaparan rencana program disampaikan dan dijelaskan oleh  Ketua Gepenta Tobasa. 

Adapun rencana program Gepenta Tobasa adalah mengenai rencana kegiatan Ekonomi Kreatif melalui UMKM, seperti budidaya jamur tiram yang telah diolah menjadi makanan berupa Stick Jamur.

"Bu bendahara kita ini sudah membuat makanan ringan dari stick jamur, yang mana bahan bakunya merupakan jamur hasil budidayanya sendiri. Hal ini yang akan kita dorong untuk dikembangkan dengan mengajak masyarakat. Melalui usaha Jamur ini, harapan kita akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tobasa," terang Adi.

Hal lain yang potensial dikembangkan adalah dari bidang olahraga karate. Ketua Bidang Komandan Pasukan Inti (KOPASTI) Pasatu Lumbantoruan merupakan pelatih karate yang telah melahirkan Atlet Atlet handal di Tobasa diharapkan akan mampu menularkan energi positif kepada anak anak dan kawula muda Tobasa sebagai generasi penerus.

"Melibatkan lebih banyak anak anak dikegiatan yang positiv seperti bela diri karate, kita harapkan mampu menjauhkan anak dari narkoba dan kenakalan remaja seperti tawuran dan tindakan anarkis," ujar Pasatu.

Program Gepenta akan berhasil jika Pemerintah mau bekerjasama dan menjadikan Gepenta sebagai mitra pemerintah. 

Menanggapi program kerja Gepenta Tobasa, Asisten I Harapan Napitupulu, secara pribadi sekaligus mewakili Bupati Tobasa merasa bangga dan akan mendukung secara moril rencana program kegiatan Gepenta. 

"Saya berharap kepada para kader Gepenta agar bisa berbuat yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat Toba Samosir, melalui program-program nyata yang ada wujudnya.
 

Terkait dukungan dana, semua itu harus direncanakan dan dibicarakan oleh setiap SKPD agar dapat disinkronkan ke bagian anggaran. Pada intinya untuk membesarkan, menjalankan serta mengembangkan program Gepenta, harus dimulai dari internal Gepenta itu sendiri," pungkas Harapan Napitupu. (crg)