Gedung Pesantren Tahfidz Alquran Terancam Gagal Dibangun

ACEH TAMIANG (Waspada): Pembangunan gedung pesantren tahfizd Alquran milik Pemkab Aceh Tamiang yang dianggarkan melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) 2019 senilai Rp. 3 miliar lebih terancam gagal dibangun. 

Gedung Pesantren Tahfidz Alquran Terancam Gagal Dibangun

Hingga memasuki akhir Agustus 2019 proyek yang telah direncanakan lokasinya di Kampung Paya Tampah, Kec. Karang Baru tersebut belum juga dilaksanakan poses pelelangan (tender) oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Aceh Tamiang.

Sementara masa berakhirnya realiasasi anggaran tahun 2019 hanya tersisa 4 bulan lagi. Bila dicermati dengan sisa 4 bulan, dan dengan masa proses lelang yang nantinya dilakukan tentunya memakan waktu tidak mungkin secepat kilat alias bin salabim.

Informasi diperoleh Waspada, Minggu (25/8), proses pengajuan pelelangannya telah lama diajukan Dinas Dayah Aceh Tamiang kepada ULP Aceh Tamiang agar dapat dilaksanakan pelelangannya. Namun, belum dapat dipastikan mengapa proses lelang belum juga dilaksanakan.

Berdasarkan data diperoleh, realisasi dana Otsus yang pengelolaannya pada Dinas PUPR Aceh Tamiang diperkirakan masih kisaran 6,92 persen, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang 17,23 persen serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang sekira 32,56 persen.

Memasuki tahun kedua Pemerintahan Aceh Tamiang di pimpin H Mursil – T Insyafuddin terutama dalam pembangunan fisik yang menyentuh langsung bagi kepentingan umum belum terlihat adanya perubahan signifikan, seperti kecilnya pembangunan insfrastruktur pengaspalan jalan juga belum tampak realisasinya secara menyeluruh.

Sejumlah kalangan menilai, pembangunan fisik untuk kepentingan masyarakat umum pada 2019 berjalan sangat lambat, bahkan diprediksi sejumlah proyek dengan nilai miliaran rupiah tidak terlaksana pekerjaannya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tamiang Mix Donal terkait realisasi dana Otus 2019 membantah keras, bahwa realisasinya bukan sebesar 6 persen, tetapi sudah 11 persen dan sebelumnya terdapat beberapa kendala, “Tapi sudah bisa teratasi dan akhir bulan ini selesai semuanya,” sebutnya.(cri).