Waspada
Waspada » Zakky Shahri Dulu Penjual Buku Kini Jadi Ketua DPRD Deliserdang
Features Headlines Sumut

Zakky Shahri Dulu Penjual Buku Kini Jadi Ketua DPRD Deliserdang

ZAKKY Shahri membaca buku dan pernah menjadi penjual buku fhoto di abadikan sekitar tahun 2012 dan Zakky Shahri, istri Indah Yana bersama kedua anaknya saat usai pelantikan foto diabadikan tahun 2019. Waspada/Ist
ZAKKY Shahri membaca buku dan pernah menjadi penjual buku fhoto di abadikan sekitar tahun 2012 dan Zakky Shahri, istri Indah Yana bersama kedua anaknya saat usai pelantikan foto diabadikan tahun 2019. Waspada/Ist

KESUKSESAN adalah impian banyak orang. Namun menjadi sukses tentunya bukan hal yang mudah, perlu usaha keras dan ketabahan untuk menjadi orang yang berhasil.

Banyak cobaan dan rintangan yang menghadang bagi orang yang menginginkan kesuksesan.

Berikut kisah sukses perjalanan hidup salah seorang yang kini berpengaruh di Kabupaten Deliserdang yang menarik untuk diulas.

Dia adalah Zakky Shahri SH di usianya yang kini 37 tahun dirinya diberi amanah menjadi Ketua DPRD Deliserdang periode 2019-2024.

Hidup itu ibarat roda yang berputar.

Kadang diatas, kadang dibawah.

Seperti itulah pepatah yang Zakky rasakan dalam perjalanan hidupnya itu.

Meski kini telah sukses, siapa sangka dulunya ia pernah sebagai penjual buku bahkan sewaktu kuliah pernah pengantar catering makanan.

Berkat kerja keras dan ketekunannya kini dirinya diberi amanah sebagai Ketua DPRD Deliserdang dan pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2019 resmi dilantik untuk jabatan Ketua di gedung Paripurna DPRD Deliserdang.

Saat itu Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Jon Sarman Saragih, yang memimpin pengucapan sumpah tersebut, dan dihadiri Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Wakil Bupati Deliserdang HMA Yusuf Siregar dan pejabat lainnya.

Dimana sebelumnya pelantikan Zakky sebagai anggota DPRD masa jabatan 2019-2024 telah dilakukan pada hari Senin tanggal 14 Oktober 2019.

Pria kelahiran Medan 6 Desember 1982 yang dikenal sebagai sosok yang menjagah komitmen, disiplin, muda senyum dan bersahabat ini memulai pekerjaan dari bawah dimana dulunya dia hanya orang biasa dengan ekonomi pas-pasan.

Terpaksa pada tahun 2001 kuliahnya di jurusan ekonomi putus ditengah jalan karena biaya.

Untuk melanjutkan pendidikan strata satu (S1) Zakky pun berjuang sebagai pengantar catering makanan.

Setelah mengumpulkan biaya Zakky melanjutkan perkuliahan pada tahun 2005 dengan jurusan berbeda yakni jurusan hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Pada saat di bangku perkuliahan tersebut jugalah dia mengenal seorang gadis asal Kota Medan bernama Indah Yana SH 33 tahun yang mereka merupakan satu kelas dalam perkuliahan.

Setelah keduanya selesai menamatkan S1, pada tahun 2011 Zakky menikah dengan Indah, di awal pernikahannya dengan Indah ada momen masa pahit mengawali hidup berumah tangganya.

Kemudian di tahun itu pula Zakky mencari peluang usaha dan memulainya dengan berjualan buku.

“Dulu saya memang berjualan buku tulis, buku agama, umum dan buku mata pelajaran sekolah dari SD hingga SMA sederajat,” kenang Zakky, kepada Waspada, Jumat (3/7) di ruang kerjanya.

Hobinya membaca, jugalah yang membuat Zakky menggeluti profesi penjual buku.

Banyak pekerjaan yang harus dilakoninya waktu itu. Sebab, sekali lagi karena dia dari keluarganya yang sederhana.

Dan terakhir kali ia menjabat sebagai Komisaris di sebuah perusahaan bergerak dalam bidang leveransir (menyediakan bahan keperluan bangunan dan lainnya).

“Ya, saya bersyukur kepada Allah SWT terhadap perjalanan hidup saya dari sejak kecil hingga sekarang ini,” ungkap ayah dari Muhammad Ashaka Uwais dan Muhammad Atallah Uzair itu.

Zakky yang tercatat sebagai penduduk warga Desa Kelambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak ini, memulai kariernya dalam dunia organisasi mulai bergabung di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan tahun 2005 sebagai biro kemahasiswaan dan pada tahun 2009 ia dipercaya sebagai Sekertaris Tunas Indonesia Raya (Tidar) Sumut.

Sedangkan dalam dunia politik sejak berdirinya Partai Gerindra 6 Februari 2008, Zakky pun sudah tertarik untuk bergabung dan beberapa bulan kemudian akhirnya dirinya memutuskan istiqomah berjuang di jalan politik lewat Partai besutan Prabowo Subianto ini.

Perjalanan karier politik Zakky juga tidak semulus yang dibayangkan dimana pada tahun 2014 dia mencoba keberuntungan dengan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Deliserdang meliputi Kecamatan Tanjung Morawa, Batang Kuis dan Patumbak namun hasilnya gagal menjadi Anggota DPRD Deliserdang.

Walaupun sebenarnya dirinya menginginkan saat itu bertarung di Dapil I yang meliputi Kecamatan Hamparan Perak, Labuhan Deli dan Sunggal tapi karena perintah partai dia pun menjalankan dengan sepenuh hati.

Akhirnya, karena Zakky memiliki komitmen untuk membesarkan Partai Gerindra di Kabupaten Deliserdang maka pada tahun 2017, Zakky diberikan amanah mengemban tugas sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Deliserdang.

Berkat tangan dinginnya pula Partai Gerindra pada pemilu 2019 lalu dapat meraih 8 kursi dan dinyatakan sebagai partai meraih kursi terbanyak maka posisi Ketua DPRD menjadi hak Partai Gerindra.

Saat ini posisinya sebagai Ketua DPRD Deliserdang Zakky mengaku, sudah memikirkan agenda strategis dalam memperjuangkan kepentingan kemaslahatan masyarakat.

Ia berkomitmen akan bekerja maksimal dan memperbaiki citra DPRD Deliserdang di mata publik.

“Harapan kedepannya DPRD Deliserdang benar melakukan tugas dan fungsinya terhadap pemerintahan. Agar kesejahteraan masyarakat dapat di tingkatkan,” harapnya.

Anak dari pasangan ayah M Syarifuddin dan ibu Jasmine itu mengakui, bahwasanya keberhasilan dirinya yang saat ini diraih, berkat doa kedua orangtuanya, istri dan anaknya.

Oleh karena itupun Zakky, menitipkan pesan terimakasih kepada orang yang telah mendoakannya.

“Terima kasih kepada orangtua, keluarga, kepada kader Gerindra dan masyarakat Deliserdang,” ungkap Zakky dengan rasa haru. Edward Limbong/HM Husni Siregar

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2