Waspada
Waspada » Uang Hasil Melaut Lenyap Di Meja Judi…
Features

Uang Hasil Melaut Lenyap Di Meja Judi…

MEDAN (Waspada): BARU Dua hari tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan bersama Polisi Militer (PM) dan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) melaksanakan razia penertiban sejumlah lokasi judi di Kota Belawan, ternyata para pengelola bisnis judi berkedok permainan ketangkasan membuka lagi usaha ilegalnya.

Para pengelola judi tersebut sepertinya tidak takut dengan razia gabungan tersebut.
Kamis (4/2), bisnis judi tembak ikan dan dindong yang berada di Jl. Gulama Kelurahan Belawan Bahagia dan Jl. Veteran Kelurahan Belawan I kembali dikunjungi oleh para pecandu judi.
Mayoritas pemain judi ketangkasan tersebut merupakan nelayan tradisional yang sengaja menghabiskan waktunya saat tidak melaut. Bahkan, selama cuaca ekstrim, banyak nelayan yang bermain judi tembak ikan dan dingdong tersebut dan menghabiskan uang hasil mencari nafkah di laut. Tak sedikit nelayan yang kalah bermain judi pulang dengan tangan hampa dan berwajah lesu karena kalah bermain judi.
Nurlaila ,46, istri nelayan tradisional warga Kelurahan Belawan I mengaku suaminya kerap bermain judi tembak ikan di Jl. Veteran.
Bahkan, tambah Nurlaila, suaminya berinisial AR pernah tak pulang ke rumah karena uang hasil tangkapan ikan habis di meja judi.
“Setelah saya mencarinya, ternyata suami saya tidur di rumah orangtuanya karena tak berani pulang ke rumahnya karena kalah main judi tembak ikan,” tutur Nurlaila kepada Waspada, Jumat (5/3) di Gabion Belawan.
Nurlalila menuturkan, dirinya sering bertengkar dengam suaminya karena judi.
“Dulunya, suami saya suka bermain judi togel. Setelah saya larang, dia tak mau lagi main judi dan saya merasa gembira karena uang hasil penjualan ikan bisa ditabung,” tutur ibu dari 4 orang anak yang sehari-harinya bekerja di pergudangan ikan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan ini.
Namun, tambah Nurlaila, setelah beberapa lama tidak membeli kupon judi togel, suaminya ternyata malah lebih suka bermain judi tembak ikan yang belakangan ini semakin banyak digandrungi oleh pecandu judi berkedok ketangkasan tersebut.
“Parahnya lagi, uang hasil penjualan ikan pernah habis di meja judi sehingga kami bertengkar sempat pisah ranjang selama 2 bulan,” kenang Nurlaila.
Oleh sebab itu, tambah Nurlaila, dirinya berharap agar pihak Kepolisian lebih serius dalam memberantas praktek perjudian di kawasan Belawan ini, apalagi banyak anak-anak remaja yang selalu terlihat bermain di lokasi judi di Belawan.
“Saya berharap agar pihak Kepolisian bertindak tegas dalam pemberantasan segala bentuk perjudian di Kota Belawan ini,” sebut Nurlaila.

Anak Muda

Sementara itu, Jumat (5/2) di Jl. Gulama danJl. Veteran terlihat banyak anak muda berdiri di pintu pagar di lokasi  permainan judi tembak ikan dan mesin dindong tersebut.
Salah seorang remaja mengatakan lokasi judi tersebut sudah dibuka kembali setelah dua hari datang tim razia gabungan.
“Sudah buka lagi bang tempat ini. Kemarin memang sempat tutup karena ada datang tim razia,” sebut remaja yang diduga sebagai penjaga lokasi permainan judi tembak ikan tersebut.(m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2