Waspada
Waspada » Rapid Test Massal Upaya Pemkab DS Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19
Features Sumut

Rapid Test Massal Upaya Pemkab DS Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19

BUPATI Deliserdang H Ashari Tambunan menyerahkan cenderamata kepada Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu didampingi Dirut RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli pada acara rapid test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar
BUPATI Deliserdang H Ashari Tambunan menyerahkan cenderamata kepada Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu didampingi Dirut RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli pada acara rapid test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar

BEBERAPA bulan terakhir ini masyarakat dunia termasuk Indonesia dihebohkan dengan penyebaran salah satu virus yang sangat berbahaya bahkan sampai menelan ribuan nyawa yakni Corona Virus Disease (COVID-19).

Kondisi itu tentu sangat mengganggu dan berdampak terhadap sektor kehidupan sosial ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

RATUSAN warga masyarakat sedang menunggu untuk mengikuti rapid test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar
RATUSAN warga masyarakat sedang menunggu untuk mengikuti rapid test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar

Dengan kondisi demikian pula masyarakatpun seakan menjadi resah, takut serta khawatir keluar rumah jika suatu waktu tertular penyakit ini.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus yang sangat berbahaya ini, pemerintahpun tidak pernah berhenti dan terus mengimbau masyarakatnya untuk selalu mengikuti aturan protokol kesehatan yakni memakai masker jika keluar rumah, mencuci tangan memakai sabun setiap hari, jaga jarak.

Selain itu, untuk mengantisipasi penyebaran virus ini pemerintah menganjurkan agar dilakukan rapid test kepada masyarakat dengan tujuan agar pemerintah dan petugas kesehatan bisa mengetahui siapa saja orang yang berpotensi menyebarkan virus Corona dan melakukan tindakan pencegahan agar jumlah kasus penyebaran COVID-19 ini tidak semakin bertambah.

Seperti yang dilakukan pada Selasa (7/7), Pemkab Deliserdang bekerjasama dengan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU)melakukan rapid test massal di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kecamatan Percut Seituan.

Petugas yang dilibatkan dalam melakukan rapid test ini merupakan tenaga medis dari RS USU dibantu Puskesmas Bandar Khalifah, Puskesmas Tanjung Rejo dan Puskesmas Kenangan.

BUPATI Deliserdang H Ashari Tambunan foto bersama Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu didampingi Dirut RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli dan jajaran USU usai menyaksikan Rapid Test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar
BUPATI Deliserdang H Ashari Tambunan foto bersama Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu didampingi Dirut RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli dan jajaran USU usai menyaksikan Rapid Test massal kerjasama Pemkab Deliserdang dengan RS USU di pelataran Masjid Al Firdaus Bandar Klippa Kec.Percut Seituan, Selasa (7/7). Waspada/Khairul K Siregar

Ratusan Warga Ikuti Rapid Test

Saat itu, ratusan warga masyarakat datang silih berganti ke lokasi untuk mengikuti rapid test.

Rapid test dengan mengambil sampel darah ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Deliserdang untuk mengantisipasi serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di tengah-tengah masyarakat.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan yang hadir bersama Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH, MHum dalam kesempatan itu mengatakan bahwa rapid test massal yang dilakukan ini penting dilakukan dan merupakan bentuk komitmen serta perhatian pemerintah kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Menurut Bupati, sudah menjadi nyata bahwa virus COVID-19 ini masih ada dan sangat berbahaya bagi masyarakat yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya dan penularannya dari orang yang terjangkit dengan orang lain itu terjadi sangat mudah.

Bupati: Jangan Ada Yang Sakit Apalagi Meninggal

Karenanya, sudah menjadi kewajiban pemerintah agar masyarakatnya senantiasa terlindungi dari virus ini dan sebagai salah satu bentuk perhatiannya adalah dengan mengadakan rapid test massal ini.

Kata Bupati, virus ini ada, berbahaya dan sangat mudah menular. Dia tidak ingin warga ini sakit bahkan meninggal dunia.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat Deliserdang untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang paling sederhana adalah jaga jarak, gunakan masker dan selalu mencuci tangan, jaga imunitas, olahraga teratur dan lainnya,” ajak Bupati di hadapan ratusan masyarakat yang mengikuti rapid test massal ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Deliserdang menempati posisi kedua di Provinsi Sumatera Utara dari jumlah warga yang banyak terpapar positif COVID-19 di mana berdasarkan hasil pemeriksaan swab sebanyak 243 orang, sembuh 77 orang dan meninggal dunia 18 orang.

Dirinya tidak menginginkan seorangpun warganya terpapar COVID-19, oleh karenanya Bupati tidak bosan mengimbau masyarakatnya untuk mengikuti anjuran pemerintah selalu mengikuti protokol kesehatan.

Rektor USU: Masyarakat Jangan Takut Rapid Test

Hal yang sama juga diungkapkan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu. Prof Runtung mengatakan, sejak pandemi COVID-19 diumumkan oleh pemerintah, RS USU secara aktif memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya terkait dengan penanganan pasien pemeriksaan kesehatan, baik menggunakan rapid test maupun tehnologi PCR tanpa dipungut biaya.

“Harapan kita, melalui kegiatan ini masyarakat tidak takut mengikuti rapid test dan mudah-mudahan masyarakat yang diperiksa ini tidak ada yang mendapat telepon dari RS USU karena kalau ditelepon berarti ada tindaklanjut yang akan dilaksanakan dengan swab dilakukan oleh RS USU,” kata Prof Dr Runtung Sitepu.

Sementara itu, Tina Sadariah Br Bukit, 37, warga Desa Pematang Lalang yang mengikuti rapid test massal ini mengaku senang.

Terimakasih Warga

“Ya tentu saya sebagai warga masyarakat merasa senang ikut rapid test massal apalagi kegiatan yang dilakukan ini gratis, coba kalau di rumah sakit, kita dikenakan biaya, karena ini juga demi kepentingan diri kita juga,” ujar Tina yang sehari-harinya bekerja sebagai perawat di RSU Deliserdang Lubukpakam.

Atas nama masyarakat, dirinya menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Deliserdang dan RS USU yang telah melaksanakan rapid test massal dengan harapan mudah-mudahan melalui kegiatan ini tidak ada lagi warga Deliserdang yang terpapar COVID-19.

“Kita do’a bersama kepada Allah Subhanahu Wata’ala semoga musibah yang sedang melanda ini segera berakhir dari muka bumi sehingga kehidupan masyarakat kembali berjalan normal sebagaimana yang diharapkan,” ucap Tina. Semoga. Waspada/Khairul K Siregar

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2