Waspada
Waspada » Menyeka Airmata Miskin Di Tengah Pandemi Corona
Features Headlines

Menyeka Airmata Miskin Di Tengah Pandemi Corona

Waspada/Zainuddin Abdullah
Waspada/Zainuddin Abdullah

Suatu hari Nabi Muhammad S. A. W, pernah dikritik Umar Bin Khatab agar beliau jangan memaksakan diri memberi atau memenuhi semua permintaan orang lain. Lalu kaum Anshar meminta Umar diam, dan jangan halangi rasul menjalankan tugasnya karena rasa cinta pada umatnya.

Hal ini terjadi karena Rasullah pernah menerima pemberian baju dan belum sehari dipakai lalu diberikan lagi pada seorang sahabat karena menyukai baju itu.

Pada hari lain, seorang anak mendatangi Rasulullah karena disuruh ibunya untuk meminta sebuah gamis. Rasul menjawab akan mencarikannya dan bila sudah ada akan diberikan.

Tapi bocah itu berkata lagi sambil menunjuk gamis yang sedang dipakai rasul. Seketika itu juga rasul melepas gamis dari tubuhnya dan diberikan pada anak itu atas permintaan ibunya.

Puncak sifat dermawan rasul, beliau akan merasa malu bila tidak bisa memberi.

Perilaku teladan Rasul ini juga akhirnya melahirkan kisah Khalifah Umar Bin Khatab dengan Janda yang merebus batu untuk anak yatimnya yang kelaparan.

Sejak saat itu, Umar menjadi seorang Raja memikul gandum di pundaknya dan mendatangi rumah orang miskin untuk membagikan makanan serta memasak dengan tangannya sendiri.

Kisah teladan ini mungkin juga menjadi inspirasi bagi sosok Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan yang dikenal akrab dengan rakyat. Meski tak sama tapi kebaikannya tetap serupa.

Karena ditengah pandemik Corona, Kompol Ahzan setiap harinya turun ke tempat kumuh menemui masyarakat untuk membagikan 10 paket sembako. Agar warga miskin tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya karena aturan harus dirumah aja jadi kesulitan mencari rezki.

Sosok yang paling ramah ini, setiap harinya mendekati warga dengan cara bersenda gurau untuk menghibur hati. Sehingga warga miskin yang bertemu dengan Kompol Ahzan akan menangis haru mendapatkan bantuan sembako untuk menyambung hidup.

Sekaligus akan dibuat tertawa bahagia dengan caranya yang mampu menghibur hati masyarakat.

Sejauh amatan Waspada dilapangan sejak Rabu (15/4), Polres Lhokseumawe setiap harinya membagikan 10 paket sembako untuk masyarakat. Sehingga tanpa disadarinya, Kompol Ahzan setiap harinya telah menyeka airmata kesedihan orang miskin ditengah pandemik Covid-19,

Kini nama Kompol Ahzan telah melekat dihati masyarakat Kota Lhokseumawe, karena rakyat senantiasa menunggu kehadiran Wakapolres Lhokseumawe itu sebagai pahlawan yang meniru cara Umar Bin Khatab menolong rakyatnya. Waspada/Zainuddin Abdullah

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2