Waspada
Waspada » Mantan Petinju Internasional Tetap Langganan Waspada
Features Headlines

Mantan Petinju Internasional Tetap Langganan Waspada

Tertarik Berita Olah Raga

Adi Murja, mantan petinju internasional sedang membaca Harian Waspada di warung kopi miliknya. Mantan Petinju Internasional Tetap Langganan Waspada. Waspada/Nazelian Tanjung
Adi Murja, mantan petinju internasional sedang membaca Harian Waspada di warung kopi miliknya. Mantan Petinju Internasional Tetap Langganan Waspada. Waspada/Nazelian Tanjung

Harian Waspada, nama ini tentunya tak asing bagi semua lapisan masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Binjai, baik dari kalangan remaja, dewasa, hingga orangtua.

Ya, Harian Waspada merupakan media cetak terbitan Sumatera Utara yang mampu bangkit hingga tingkat nasional. Kini, Harian Waspada akan merayakan ulang tahunnya ke 74 pada 11 Januari 2021 mendatang. Lantas, bagaimana pendapat pelanggan setia Harian Waspada diusianya yang sudah tidak muda ini?

Di pinggir Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jati Negara, Kecamatan Binjai Utara, kru Harian Waspada menemui pedagang kopi yang menjadi pelanggan setia Harian Waspada, Jumat (8/1).

Di warung kopi yang terkenal dengan sebutan Kedai Kopi Murja itu, pemilik warung menawarkan minuman yang biasa dijualnya.

Di salah satu meja warungnya, tampak koran Waspada yang sudah lusuh (bekas dibaca berulang kali oleh pelanggan kopinya).

Pemilik warung kopi (Warkop) ini tentu sudah banyak yang mengenalnya. Ya, Andi Murja, mantan petinju internasional yang kini sudah berusia 62 tahun.

Kepada kru Harian Waspada, Adi Murja mengakui, kalau dirinya sudah menjadi pelanggan Waspada sejak remaja hingga saat ini memiliki cucu.

Disebutkannya, saat dirinya remaja, orangtuanya Abdul Murad atau akrab disapa Murja, sudah berlangganan Waspada. Ketika orangtuanya membuka Warkop pada tahun 1969, Harian Waspada tetap menjadi koran satu-satunya sebagai bahan bacaan di Warkop tersebut.

“Waspada ini memang bacaan orangtua dahulu yang akhirnya turun temurun hingga ke anak dan cucu,” kata mantan petinju yang pernah meraih medali perunggu pada Piala Presiden tahun 1981 ini.

Menurutnya, Waspada dapat menjadi bacaan turun temurun karena kualitas beritanya yang menarik. “Kalau saya suka halaman satu dan olahraga. Halaman satu itu mewakili berita internasional, nasional, dan daerah. Untuk olahraga, saya suka karena saya besiknya orang olahraga,” ungkap Andi.

Selain dirinya, Andi Murja mengakui, kalau pelanggan di Warkopnya juga tertarik dengan Waspada. “85 persen pelanggan saya kalau gak ada koran Waspada pasti nanya terus. Sesekali Waspada kan libur terbit, udah pasti itu pelanggan saya kecarian,” bebernya.

“Karena Waspada libur, pernah saya gantikan koran lain. Tapi rasanya gak pas juga. Apalagi pelanggan saya tetap nanyak koran Waspada,” tambah pria yang pernah meraih juara tinju kelas 57 Kg di Pulau Pinang, Malaysia itu.

Adi Murja berharap, agar Harian Waspada tetap mempertahankan kualitasnya, sehingga pelanggan Waspada tetap berlanjut secara turun temurun.

“Kalau saran dan masukan untuk koran ini, saya rasa sudah gak ada lagi. Hanya saja kalau bisa, informasi seputar daerah ini tidak ketinggalan dengan media lain,” tuturnya. (a03)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2