Waspada
Waspada » Ketika Pesona Wisata Air Jadi Destinasi Baru Di Agara
Aceh Features Headlines

Ketika Pesona Wisata Air Jadi Destinasi Baru Di Agara

BEBERAPA pengunjung tengah menelusuri sungai Alas di kawasan Kompas menuju beberapa lokasi wisata air di Kecamatan Leuser dan Babul Rahmah. Waspada/Ist
BEBERAPA pengunjung tengah menelusuri sungai Alas di kawasan Kompas menuju beberapa lokasi wisata air di Kecamatan Leuser dan Babul Rahmah. Waspada/Ist

PEMKAB Aceh Tenggara (Agara) mulai melirik potensi wisata air sungai yang menjanjikan dan memiliki panorama alam di sepanjang sungai Alas yang memisahkan Agara dengan Karo dan Dairi.

Bupati Agar H Raidin Pinim kepada Waspada, Jumat (25/12) mengatakan, Kecamatan Leuser dan sungai Alas merupakan daerah tujuan wisata baru dan unik yang mempunyai prospek cerah serta sangat menjanjikan bagi Aceh Tenggara.

Selain panorama alam yang indah, ditambah beberapa air terjun di anak sungai Alas maupun lokasi memancing yang sangat alami, wisata air yang memisahkan Kecamatan Leuser dan Babul Rahmah tersebut juga, hutannya juga masih sangat asri dan terjaga.

Bagi yang gemar memancing dan berkemah di sungai Alas Kecamatan Leuser, juga masih mudah ditemukan ikan Jurung dan ikan Situ (bahasa Alas) yang menjadi ikan khas sungai Alas Aceh Tenggara, sedangkan bagi warga yang suka berpetualang juga bisa menikmati indahnya air terjun Lawe Sampuran Manuk.

Untuk mencapai daerah wisata Muara Bengkung, Kompas, Lawe Serakut, Bukit Datuk, Lompatan kedih dan daerah perbatasan Karo dan Dairi, ujar Bupati Raidin Pinim, jika ditempuh dari Muara Situlan dengan robin (perahu) bermesin 40 PK atau 4 Tak, akan emmakan waktu selama 2 jam, sedangkan dari daerah perbatasan Sumut menuju Muara Situlan, memakan waktu selam 3 jam lebih.

Ke depan, kata Raidin Pinim, untuk membenahi aliran sungai Alas di Kecamatan Leuser dan agar semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung, tahun 2021 akan datang, pihak Pemkab melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Parpora) akan mengadakan pembelian satu perahu atau sampan yang khusus melayani rute Muara Situlan-batas Aceh Tenggara, Karo dan Dairi.

Agar semakin menarik minat wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati wisata air, pihak Pemkab juga akan memperbaiki rute masuk menuju Air Terjun Sampuran Manuk di Muara Bengkung yang merupakan anak sungai Alas.

Selain untuk mengembangkan lokasi wisata air, pembukaan jalur sungai ke kecamatan Leuser juga bertujuan untuk menjaga keutuhan wilayah di bagian paling selatan Bumi Sepakat Segenep tersebut.

”Saat ini, kita telah mendirikan pondok tempat peristirahatan di pinggiran sungai Alas di Kecamatan Leuser, ke depannya, kita juga akan mendirikan pemukiman di wilayah Leuser yang berdekatan dengan daerah perbatasan dengan Sumut,” ujar Raidin.

Yang jelas, pembukaan dan pembangunan daerah wisata air yang memisahkan Kecamatan Leuser dengan Babul Rahmah yang memilki panorma alam yang menakjubkan tersebut, tetap mengutamakan kelestarian lingkungan dan keasrian hutannya karena hutan yang ada di Agara, merupakan kebanggan kita bersama yang harus kita jaga dan kita lestarikan.

Sebelumnya, anggota DPR-RI dari Komisi IV, M Salim Fakhri kepada Waspada mendukung penuh upaya dan terobosan yang dilakukan Bupati Raidin Pinim, untuk membuka dan mengembangkan potensi wisata air sungai Alas.

Ke depan, Fakhri juga berjanji akan membuka lobi dan peluang agar pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan membantu dana hibah bagi pengadaan benih ikan jurung untuk ditabur di sepanjang sungai Alas, mulai dari Kecamatan Ketambe, Darul Hasanah, Badar, Babussalam, Bambel, Bukit Tusam, Semadam, Lawe Sigalagala, Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Makmur, Babul Rahmah sampai sungai Alas sepanjang Kecamatan Leuser. Ali Amran

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2