Waspada
Waspada » Jelang Akhir Tahun, Polri Watch  Minta Polisi Ungkap Kasus-kasus Yang Belum Terungkap
Features

Jelang Akhir Tahun, Polri Watch  Minta Polisi Ungkap Kasus-kasus Yang Belum Terungkap

SEKRETARIS Polri Watch Sumur Drs Muhammad Akbar Siddik Surbakti. Jelang akhir tahun, Polri Watch  minta polisi ungkap kasus-kasus yang belum terungkap. Waspada/Ist
SEKRETARIS Polri Watch Sumur Drs Muhammad Akbar Siddik Surbakti. Jelang akhir tahun, Polri Watch  minta polisi ungkap kasus-kasus yang belum terungkap. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): MENJELANG akhir tahun 2020, sejumlah kasus perampokan, pencurian dan pembunuhan  yang terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan banyak yang belum terungkap.

Selain banyak kasus yang telah berhasil diungkap tersebut namun kasus-kasus yang belum berhasil diungkap tersebut agaknya menjadi ‘pekerjaan rumah’ bagi Kapolres Pelabuhan Belawan untuk mengungkap kasus-kasus tindak kriminal tersebut.

Berdasarkan catatan Waspada, sejumlah kasus yang belum terungkap seperti kasus perampokan mini market Indomaret Simpang Kantor Jl. KL Yos Sudarso Km 17,5  Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan yang terjadi pada Sabtu 7 April 2018 lalu.

Akibat perampokan bersenjata api itu, pihak Indomaret mengalami kerugian uang tunai Rp150 juta.

Perampokan yang terjadi sekira pukul 23:45 itu berawal saat karyawan Indomaret mau menutup usaha mini market tersebut,  tiba-tiba seorang lelaki menghampiri kasir dan langsung menodongkan  senjata api (senpi) laras panjang.

Di bawah todongan senpi, sang kasir dipaksa mengambil uang dari dalam brankas yang jumlahnya Rp 150 juta dan memasukkannya ke dalam kantongan plastik yang sengaja dibawa tersangka.

Karena takutnya, sang kasir terpaksa memenuhi permintaan sang perampok yang mengenakan celana loreng, helm dan jaket berwarna hitam itu.

Setelah itu perampok melarikan diri sambil mengancam seluruh karyawan agar jangan coba-coba berteriak.

Tindak kriminal lainnya yang belum terungkap yakni pencurian di toko grosir jajanan di Jl. Besar Bulu Cina, Kecamatan Hamparanperak yang terjadi pada Senin 10 Agustus 2020 yang lalu.

Dalam aksinya, pelaku yang belakangan diketahui berjumlah tiga orang dan terekam kamera CCTV berhasil membawa kabur uang senilai Rp.40 juta rupiah yang tersimpan dalam laci meja kasir grosir jajanan. Pemilik grosir melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Hamparanperak.

Selain kasus pencurian, kasus penganiayaan berat hingga menewaskan korbannya Muhammad Rajali alias Gabeng  ,45, warga Jl. Pulau Ambon Lingkungan VII Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, pelakunya juga belum terungkap dan belum tertangkap.

Peristiwa yang terjadi Kamis 24 September 2020 sekira pukul 15.30 Wib di Jl. Sehati Lingkungan VII Blok XII Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, pelakunya belum tertangkap meskipun inisial pelaku sudah diketahui.

Berikutnya kasus pembunuhan yang dialami korbannya Julpan Nduru ,35, terjadi di Jl. Kawat III Gang Turi Lingkungan 18 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Minggu, 8 Nopember 2020.

Pelaku yang sudah diketahui identitasnya hingga Selasa (29/12) belum berhasil ditangkap polisi.

Harus Diungkap

Sekretaris Polri Watch Sumut Drs Muhammad Akbar Siddik Surbakti (foto) menyebutkan, aparat Kepolisian harus mengungkap setiap laporan pengaduan masyarakat serta para pelaku berbagai tindak pidana lainnya sebagai bentuk dari tugas Polri  yakni mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Polisi juga harus menangkap para pelaku tindak pidana tersebut.

“Apapun bentuk pengaduan dan peristiwa tindak kriminal yang terjadi di tengah-tengah masyarakat merupakan kewajiban Polri untuk mengungkap sekaligus menangkap para pelaku tindak pidana tersebut,” ujar Siddik Surbakti.

Polri Watch, tambah Siddik Surbakti, sebagai pemantau kinerja Kepolisian, meminta Kapolres Pelabuhan Belawan agar ekstra keras untuk mengungkap sejumlah kasus pencurian, perampokan dan pembunuhan yang belum terungkap.

“Meski telah berhasil mengungkap kasus-kasus perampokan, pembunuhan dan meringkus sejumlah bandit jalanan namun Kapolres Pelabuhan Belawan harus mengungkap kasus-kasus lama yang belum terungkap,” tegas Siddik Surbakti.

Dia menambahkan kasus-kasus yang belum terungkap tetap akan menjadi utang kasus atau ‘PR’ yang tidak akan hilang begitu saja untuk tahun kerja 2021.

“Tunjukkan kinerja Polri yang kredibilitas,   profesional dan terpercaya (promoter) dalam mengungkap kasus-kasus sehingga kinerja Polri tetap berada di hati masyarakat,” pungkas Siddik Surbakti.(andi aria tirtayasa)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2