Waspada
Waspada » Insya Allah Aceh Akan Terus Bermitra Dengan Harian Waspada
Features Headlines

Insya Allah Aceh Akan Terus Bermitra Dengan Harian Waspada

Pemimpin Umum waspada.id, H. Teruna Jasa Said (kiri) sedang berbincang serius dengan Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah di ruang transit Resto Regale, Jumat (26/2). Waspada/Surya Effendi
Pemimpin Umum waspada.id, H. Teruna Jasa Said (kiri) sedang berbincang serius dengan Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah di ruang transit Resto Regale, Jumat (26/2). Waspada/Surya Effendi

SIANG itu Jumat (26/2) sekira pukul 14:30, perlahan mobil plat merah BL 1 merapat di depan pintu utama Regale Convention Center.

Sosok pria bertubuh tinggi atletis turun langsung disambut H. Teruna Jasa Said, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Waspada sekaligus Pemimpin Umum waspada.id dan direksi PT Harian Waspada.

Keduanya tersenyum sumringah. Keakraban yang hangat itu berlanjut ke sisi kiri ruang transit Resto Regale guna menyeruput kopi, mengingat acara monumental milad Harian Waspada ke-74 dan grand launchingnya portal waspada.id belum dimulai. Maklum, dua petinggi Sumatera Utara tempat homebasenya harian tertua di luar Pulau Jawa ini belum bisa memastikan hadir karena bertepatan melantik 11 bupati/wali kota yang terpilih dalam pilkada serentak yang lalu.

Namun meski sejawatnya, Gubsu H Edy Rahmayadi dipastikan tidak hadir (live via daring) lelaki yang terlihat melangkah tanpa beban itu tampak tetap semangat. Betapa tidak, dia dalam hari yang bersejarah bagi koran tertua itu didaulat sebagai tokoh peraih award Indonesia Sehat bersama dengan Gubsu dan tokoh lainnya.

Lelaki yang ramah dan santun itu tak lain adalah Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah. Saat kesempatan memberikan sambutan, gubernur yang sarat pengalaman di berbagai bidang itu, diantaranya, sebagai politisi, akademisi dan pengusaha itu sangat menggugah para jurnalis, khususnya kru Waspada dan para pemimpinnya.

Betapa tidak, Politisi Partai Demokrat ini sangat mengenal sejarah Waspada. “Waspada koran pertama yang hadir di Aceh dan saya mengenal Waspada sejak tahun 1971,” ujarnya sembari mengulang pembicaraan saat menyeruput kopi dengan H. Teruna Jasa Said.

“Bang Teruna tadi membisikkan kepada saya agar pemerintah Aceh menjalin kerjasama yang kontinu dengan Waspada, Insya Allah Aceh akan terus bermitra dengan Waspada,” ujarnya disambut aplaus dari para kru Waspada dan undangan yang hadir.

Saat di ruang transit Resto Regale, Gubernur Nova didampingi Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, ada pula Bupati Padang Lawas. Teruna yang akrab disapa TJS didampingi Kabiro Waspada Aceh, Aldin Nainggolan bernostalgia soal musik era 70-an dan TJS sendiri sebagai vokalis band ternama di medan masa itu.

Obrolan lain mengkilas balik peristiwa tsunami yang ketika itu Nova Iriansyah masih sebagai dosen teknik Unsyiah. Dia banyak membantu para korban peristiwa dahsyat 26 Desember 2004 silam.

Peristiwa dahsyat lain soal pandemi Covid-19 yang menjangkiti seluruh pelosok dunia, tidak kecuali Provinsi ujung Sumatera, yakni Aceh. Peran sentral Nova Iriansyah sebagai gubernur patut diacungi jempol dalam upaya mengendalikan dan penanganan penyebaran virus corona.
Antara lain dengan kebijakan, tindakan terukur dan aksi-aksi unjuk kerja lapangan hingga sampai pemulihan ekonomi, yang sangat berarti bagi masyarakat.

Kiranya sikap responsif Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam menangani pandemi Covid-19 di provinsi paling ujung pulau Sumatera ini, patut mendapat apresiasi.

Setelah sebelumnya memperoleh apresiasi dari Presiden RI, Joko Widodo, kini Nova Iriansyah juga memperoleh apresiasi dari Harian Waspada, surat kabar terbesar di luar Pulau Jawa, sebagai *Tokoh WASPADA Peduli Indonesia Sehat 2020′” yang diserahkan Pimpinan Umum Harian Waspada, dr Hajjah Rayati Syafrin MBA di Regale Convention Center, Medan, Jumat, (26/2).

Gubernur Nova Iriansyah tak lupa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dinobatkan sebagai tokoh Waspada Peduli Indonesia Sehat 2020.

Sejatinya, kata Nova, anugerah ini milik para stakeholder dan seluruh masyarakat Aceh. “Pemerintah Aceh tidak bisa berbuat apa-apa dalam penanganan Covid-19 dan terimakasih kepada Forkopimda,nakes, para ulama dan tokoh mssyarakat dalam ikhtiar mengendalikan Covid-19,” paparnya.

Diakhir sambutan Nova mengingatkan bahwa Covid-19 belum berakhir dan kita tidak tahu kapan berakhirnya. “Karena itu, kita harus waspada,” demikian Gubernur Aceh Nova Irianyah yang mendapat aplaus hadirin.

Selain Nova, anugerah serupa diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi, Kapoldasu dan sejumlah kepala daerah di Sumut. (m14/b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2