Hj Maharani: Saling Menolong Dan Strategi Khusus

  • Bagikan
Hj. Maharani. Waspada/ist
Hj. Maharani. Waspada/ist

MELAKSANAKAN ibadah haji ternyata perlu mempersiapkan diri untuk segala hal. Termasuk saling menolong pada sesama jamaah.

Selain itu perlu strategi khusus agar tetap selamat dalam perjalanan dan melaksanakan ibadah. Namun yang utama adalah ikhlas dan berdoa pada Allah agar selalu diberi kemudahan.

Begitu antaranya diceritakan Hj. Maharani (foto) yang pulang melaksanakan ibadah haji bersama Kelompok Terbang (Kloter) 09 yang tiba di Asrama Haji Medan, Rabu (3/7).

Maharani mantan guru di SMPN 3 Medan ini, menyebutkan dalam perjalanan bersama jamaah haji selalu ada kesempatan menolong jamaah yang butuh bantuan.

“Serasa jiwa raga masih muda. Saat ada jamaah lansia yang butuh pertolongan langsung memapah, menuntun dan memberi apa saja yang dibutuhkan. adahal kita sama letihnya karena banyak aktifitas dalam rangkaian ibadah haji. Tapi memang saya sudah niatkan jika Allah beri kemudahan langkah akan saling membantu jamaah,” tutur istri wartawan RRI Faizal Syahputra ini.

Dia juga menyebutkan sangat perlu strategi khusus dalam setiap kegiatan. Misalkan melihat gedung atau nama tempat yang bersebelahan dengan pemondokan.

Pastikan arah jalan atau bus yang dikendarai saat akan bepergian, sehingga tidak tersesat. “Begitupun harus bertanya pada petugas jika kita ragu menentukan arah jalan agar tidak tersesat,” tuturnya.

Kata Maharani, bisa menunaikan ibadah haji menjadi impian sebagian besar umat Islam di dunia. Salah satu tips untuk mewujudkan hal ini harus diberangi ikhitiar dengan mendaftarkan diri untuk berangkat haji.

“Saya berangkat haji itu, bukan karena, saya mampu. Tapi karena Allah memampukan saya,” ujar Maharani, salah satu jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 09 Debarkasi Medan setibanya di tanah Air.

Maharani menyebutkan, untuk bisa menunaikan ibadah haji ini, harus dimulai dengan mendaftar. Kemudian menabung untuk biaya, terlebih pelaksanaan haji ini dikelola pemerintah.

Maharani, mengaku mendaftar haji ini pada tahun 2012. Sejak saat itu, ia menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk keperluan biaya haji.

Hingga masa tunggunya tiba, yang seyogianya berangkat tahun 2022 namun karena pandemi Covid, menjadi tertunda dua tahun.

“Kalau mau berangkat haji itu, tidak cukup niat saja. Harus mendaftar juga. Kalau enggak mendaftar, bisa aja tidak akan pernah berangkat,” sebutnya.

Selain itu, saat melaksanakan ibadah haji juga harus mengikuti aturan dan petunjuk dari pemerintah Arab Saudi, agar tidak tersesat dan bisa menjalankan rangkaian ibadah haji dengan baik. (m22)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Hj Maharani: Saling Menolong Dan Strategi Khusus

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *