Covid-19 Meredup, Perekonomian “Menyala” Di Atam - Waspada

Covid-19 Meredup, Perekonomian “Menyala” Di Atam

  • Bagikan
SUASANA pusat jajanan dan permainan anak yang ramai pengujung di depan Stadion Atam, Sabtu (20/11) malam. Waspada/Muhammad Hanafiah
SUASANA pusat jajanan dan permainan anak yang ramai pengujung di depan Stadion Atam, Sabtu (20/11) malam. Waspada/Muhammad Hanafiah

SETELAH hampir dua tahun perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang (Atam) terpuruk sebagai dampak pandemi Covid-19, kini perekonomian di daerah itu kembali “menyala” setelah pandemi Covid-19 meredup.

Ketika wabah Covid-19 masih merajalela di Atam, aktivitas masyarakat dibatasi, tidak boleh terjadi kerumunanan massa, harus jaga jarak, bahkan diberlakukan “jam malam” bagi masyarakat di Atam.

Berbagai kebijakan lainnya, termasuk pelarangan berjualan pada malam hari menyebakan kondisi perekonomian warga terpuruk.

Kini, setelah pandemi Covid-19 meredup di Atam, aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah kembali “menyala”. Perekonomian yang sebelumnya sempat padam, kini hidup kembali karena warga bebas melakukan berbagai aktivitas.

Amatan Waspada, aktivitas pasar di Atam kini ramai dikunjungi warga yang datang dan melakukan transaksi aktivitas ekonomi, termasuk lokasi hiburan dan lainnya.

Cafe dan warung kopi serta pusat jajanan juga mulai ramai oleh warga yang datang.

Misalnya di lokasi pusat jajanan makanan minuman serta tempat anak bermain, telah ramai dikunjungi warga.

Para pedagang juga bernapas lega karena dagangan mereka terjual sebagai dampak meredupnya pandemi Covid-19.

Penyedia jasa balon raksasa di pusat jajanan dan permainan anak di lapangan depan stadion Atam, Alem kepada Waspada, Sabtu (20/11) malam mengakui pengunjung di tempat usahanya mulai ramai dan banyak anak bermain balon. “Alhamdullillah karena ramai pengunjung, pendapatan juga lumayan,” kata dia.

Hal senada dikatakan Dedi, pedagang minuman dan makanan di pusat jajanan di lokasi tersebut. Ia mengatakan, karena ramai warga datang membawa anak, sehingga ramai juga warga yang berbelanja.

“Saat adanya pembatasan kegiatan masyarakat akibat pandemi corona, pengunjung sangat sepi dan dagangan kami tidak laku. Bahkan kami pernah sampai tidak boleh jualan di lokasi ini. Tetapi sekarang ramai pengunjung dan dagangan kami laku,” sebutnya.

Para penyedia jasa aneka mainan anak dan pedagang makanan serta minuman di lokasi tersebut mengatakan, mereka sudah disuntik vaksin untuk mendukung program pemerintah memutus mata rantai virus corona.

“Kami berharap virus corona segera berakhir, sehingga kami bisa mencari nafkah berjualan dan tidak dibatasi lagi seperti beberapa waktu lalu,” kata mereka.

Sejumlah pengunjung yang membawa anaknya bermain di lokasi itu mengatakan, mereka datang membawa anak bermain karena situasi sudah aman. “Sudah jarang terdengar ada warga terkena Covid-19 di Atam,” kata mereka.

Dikatakan mereka, untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh, mereka juga sudah suntik vaksin. “Sudah jarang ada warga yang memakai masker, tetapi kami tetap jaga kesehatan,” ujar Amin, seorang pengunjung di lokasi itu.

Muhammad Hanafiah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *