Waspada
Waspada » Youtap Indonesia Dampingi Pelaku Usaha Medan
Ekonomi

Youtap Indonesia Dampingi Pelaku Usaha Medan

HERMAN Suharto, CEO Youtap Indonesia. Youtap Indonesia terus dampingi pelaku usaha dengan mendigitalisasi UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Medan. Waspada/Ist
HERMAN Suharto, CEO Youtap Indonesia. Youtap Indonesia terus dampingi pelaku usaha dengan mendigitalisasi UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Medan. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Melebarkan sayap ke Sumatera Utara (Sumut), Youtap Indonesia sebagai pelopor solusi digital serba bisa semakin memainkan peranannya untuk dampingi pelaku usaha dengan mendigitalisasi UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Medan.

Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia (foto) kemarin mengatakan kurun waktu 4 bulan, Youtap membantu digitalisasi 2.500 pelaku usaha di 28 kota dan kabupaten, dari total 33 kabupaten di Sumut.

Situasi yang tak menentu membuat para pelaku UMKM kini semakin sadar akan pentingnya penyesuaian model bisnis dari konvensional menuju digital dengan cara mengadopsi teknologi untuk pengelolaan bisnis, termasuk pelaku UMKM kota Medan dan sekitarnya.

Data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut pada Mei 2020 lalu mencatat dari total 2,8 juta unit usaha UMKM yang terdapat di Sumatera Utara, sedikitnya ada 672.000 UMKM terdampak Covid-19 .

Pengembangan Usaha

Situasi menantang yang dialami oleh para pelaku UMKM di wilayah tersebut membuat mereka mulai memanfaatkan penggunaan teknologi internet untuk membantu mendorong usahanya.

Dalam survei internal Youtap yang dilakukan pada akhir tahun 2020 menemukan bahwa dari merchant Youtap di Sumatera Utara yang memiliki akses internet, 90% nya sudah memanfaatkan internet untuk pengembangan usahanya, di samping untuk keperluan pribadi dan hiburan semata.

Dikatakan, mayoritas dari mereka menggunakan teknologi untuk mendapatkan informasi dan referensi terkait usaha serta untuk kepentingan pemasaran demi mendapatkan pelanggan baru.

Manfaat penggunaan internet inipun dirasakan oleh sebagian besar merchant, seperti mengalami peningkatan penjualan, transaksi menjadi lebih cepat dan bisa mendapat pelanggan baru.

Survei yang dilakukan Youtap Indonesia mencatat tingginya pertumbuhan pelaku usaha yang bermigrasi ke digital di Medan dan sekitarnya.

Yang cukup menarik adalah beberapa merchant di area sekitar Medan turut tumbuh secara organik dengan melakukan registrasi mandiri, seperti di Deli Serdang, Binjai, Simalungun, dan Pematangsiantar bahkan sebelum Youtap hadir di Sumut.

Dari 2.500 merchant yang terdaftar hingga Desember 2020, 10% berasal dari area-area di luar Medan.

Secara nasional, Youtap telah diadopsi lebih dari 150 ribu pelaku usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan total merchant yang didominasi oleh 98% para pelaku UMKM ini, akuisisi pedagang di wilayah Medan akan masih berlanjut, dengan pertumbuhan mingguan rata-rata 40%.

Capaian Youtap ini tentu semakin meneguhkan kemampuannya untuk terus menjadi andalan bagi para pemilik usaha di setiap tahapannya.

“Kami secara konsisten terus mendorong UMKM untuk memanfaatkan teknologi agar dapat beradaptasi dengan keadaan. Salah satu upayanya adalah dengan menghadirkan aplikasi yang didesain agar semua orang dapat mudah menggunakannya,” kata Herman.

Dijelaskan, hadir di Medan sejak bulan Agustus 2020, Youtap ternyata mampu diterima dengan baik oleh para UMKM hingga mengalami pertumbuhan yang signifikan untuk merchant yang bermigrasi ke digital.

Setidaknya, merchant di 18 kota dan kabupaten wilayah Sumatera Utara sudah secara mandiri mendaftar di aplikasi sejak Februari, bahkan sebelum tim region Youtap hadir. 60% dari para merchant kini juga masih aktif bertransaksi dan 88% dari mereka menyatakan merasa puas menggunakan Youtap. Kami bersyukur Youtap diterima baik oleh para pelaku usaha.

“Di tahun 2021 ini, kami siap untuk terus memberikan kontribusi kepada para pelaku UMKM melalui platform serba bisa Youtap,” tutup Herman.(m05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2