Virus Korona Mengancam, Manulife Beri Perlindungan Menyeluruh

Virus Korona Mengancam, Manulife Beri Perlindungan Menyeluruh

  • Bagikan
Direktur and Chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumngangun memastikan bahwa Manulife menjamin berikan perlindungan menyeluruh kepada nasabah, terkait ancaman penyebaran virus korona.
Direktur and Chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumngangun memastikan bahwa Manulife menjamin berikan perlindungan menyeluruh kepada nasabah, terkait ancaman penyebaran virus korona.

JAKARTA (Waspada): Terkait ancaman penyebaran virus korona, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) menjamin perlindungan menyeluruh ke seluruh nasabah. Ancaman virus korona yang merebak di Wuhan, Tiongkok, saat ini telah menyebar ke sejumlah negara.

“Kami turut prihatin atas mewabahnya virus korona yang telah merenggut ratusan nyawa di Wuhan sejak akhir 2019. Bahkan merebak di beberapa negara,” tutur Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Ryan Charland di Jakarta, Minggu (16/2).

Dia menjelaskan, saat ini Manulife memiliki lebih dari 2 juta nasabah di seluruh Indonesia. Jaminan perlindungan itu diberikan kepada seluruh pemegang polis asuransi jiwa maupun kesehatan Manulife Indonesia. Perlindungan itu juga meliputi seluruh nasabah yang berada di Indonesia maupun di luar negeri.

“Ini merupakan komitmen kami dalam upaya terus mengedepankan kepentingan nasabah,” ujar Ryan Charland.

Dikatakan, Manulife mengimbau para nasabah dan keluarga Indonesia untuk menjaga kesehatan di manapun dan kapanpun. Hal itu untuk mencegah terjangkitnya penyakit yang disebabkan virus korona.

Berdasarkan data terkini worldometers.info hingga Minggu (16/2) pukul 14.40 WIB, dari total 69.275 orang yang terserang virus korona, 1.669 orang tewas. Dari jumlah itu, sebanyak 1.665 tewas di Tiongkok, sisanya empat korban tewas terjadi di luar Tiongkok yakni masing-masing satu penderita di Prancis, Jepang, Hong Kong, dan Filipina.

Virus korona sudah menyebar di 29 negara. Hingga saat ini, belum ada kasus virus korona ditemukan di Indonesia. Namun, pemerintah terus berupaya melakukan pencegahan. Salah satunya menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan ke Tiongkok mulai 5 Februari lalu.

Ketenangan Pikiran

Sementara itu, Direktur and Chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumngangun mengimbau masyarakat Indonesia tidak panik. Karena Manulife akan memberikan perlindungan menyeluruh kepada seluruh nasabah.

“Memang ini mengkhawatirkan, namun sebagai perusahaan asuransi, kami ingin memberikan peace of mind. Perasaan tenang dan damai ini yang ingin kami bangkitkan. Melalui jaminan perlindungan menyeluruh ke nasabah Manulife Indonesia. Sekarang, tinggal bagaimana kita bisa menjaga kesehatan, bisa terus hidup sehat,” ujarnya.

Menurut Novita, di sisi lain, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat pentingnya asuransi. Apalagi, saat ini banyak masyarakat cemas, bahkan mudah curiga dengan kondisi sekelilingnya.

“Kami juga mendapat banyak telepon soal apakah polis mereka mengcover untuk perlindungan terhadap virus korona? Kami pastikan Manulife beri jaminan perlindungan,” ujar dia.

Menurut Novita, Manulife memperhatikan betul kebutuhan nasabah. Nasabah tidak perlu khawatir akan dipersulit dalam mengajukan klaim. Pihaknya memberikan kelancaran dalam proses klaim kepada nasabah.

Hingga November 2019 (un-audited), Manulife telah membayarkan klaim Rp5,3 triliun atau Rp15 miliar per hari atau Rp608 juta per jam. Sepanjang 2018, Manulife membayar klaim ke nasabah Rp5,5 triliun atau Rp15 miliar setiap harinya, dan Rp626 juta setiap jamnya. Saat ini, Manulife Indonesia memiliki 7.000 agen di seluruh Indonesia.

Tahun sebelumnya, sepanjang 2017, Manulife Indonesia membayar klaim ke nasabah Rp6,6 triliun atau Rp18 miliar per hari atau Rp753 juta per jam. 2016, Jumlah klaim yang dibayar Manulife Indonesia Rp6,8 triliun, sedangkan pada 2015 mencapai Rp5,6 triliun. (m41)

  • Bagikan