Waspada
Waspada » UMKM Motor Penggerak Ekonomi Di Masa Pandemi
Ekonomi

UMKM Motor Penggerak Ekonomi Di Masa Pandemi

UMKM diyakini dapat menjadi motor penggerak perekonomian bangsa di masa pandemi Covid-19 ini pada kegiatan Webinar Sosialisasi OJK, KUR dan Marketplace secara virtual di Sumut, Senin (5/10).
UMKM diyakini dapat menjadi motor penggerak perekonomian bangsa di masa pandemi Covid-19 ini pada kegiatan Webinar Sosialisasi OJK, KUR dan Marketplace secara virtual di Sumut, Senin (5/10).

MEDAN (Waspada): Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara Yusup Ansori menyampaikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat menjadi motor penggerak perekonomian bangsa di masa pandemi Covid-19 ini.

Berdasarkan data, 99,9% pelaku usaha di Indonesia atau sekitar 59,7 juta adalah pelaku UMKM yang ada, diyakini mampu menopang perekonomian Indonesia khsusnya di masa Pandemi Covid-19 ini.

Bahkan pada tahun 2019 UMKM yang menyerap hampir 95% dari total seluruh tenaga kerja, mampu memberikan kontribusi sebesar 61% terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.

Yusup Ansori menyampaikan, untuk itu pentingnya pemberdayaan UMKM untuk terus dilakukan secara intensif dan kolaboratif antar berbagai pihak, khususnya dalam masa pandemi Covid-19.

Pemberdayaan dimaksud dapat berupa peningkatan literasi keuangan, asistensi penguatan kompetensi kewirausahaan, fasilitasi akses permodalan, pendataan UMKM potensial secara berkelanjutan ke dalam Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Selain itu juga hingga pada perluasan akses pasar melalui fasilitasi pelaku UMKM untuk Go Platform Digital melalui Marketplace, yang akan sangat membantu menjembatani pelaku UMKM untuk tetap dapat berproduksi dan memasarkan produk/jasa yang dihasilkan meskipun di masa pandemi Covid-19.

“Salah satu sektor UMKM yang dapat dijadikan sasaran yaitu sektor kerajinan (kriya) dan industri kreatif bernuansa kedaerahan, sebagai bentuk keberpihakan dan kolaborasi bersama dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi di Sumatera Utara. Dalam merealisasikannya dapat diimplementasikan melalui TPAKD yang telah terbentuk di 33 Kab/Kota se-Sumatera Utara,” ujar Yusup Ansori pada acara Webinar Sosialisasi OJK, KUR dan Marketplace secara virtual kepada UMKM di Sumut, Senin (5/10).

Sementara itu, Hj. Nawal Edy Rahmayadi selaku Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara dan mewakili Dekranasda 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, menyampaikan, kegiatan ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi inti dari visi dan misi serta sasaran strategis dari Dekranasda se-Sumatera Utara.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan gerbang awal pembuka untuk bentuk-bentuk kolaborasi bersama di masa mendatang. Komitmen pemberdayaan semacam ini akan senantiasa kami implementasikan bagi terwujudnya pengrajin dan pelaku industri kreatif Sumut yang semakin bermartabat dan berdaya saing global,” ujarnya.

Kegiatan webinar ini menhairkan tiga orang narasumber, yakni Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK KR 5 Sumbagut, Noor Hafid, Kepala Divisi Ritel PT Bank Sumut Syafrizal Shah, dan SME Development Specialist Shopee Indonesia M. Riva Yozi Pratama. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2