PLTA Asahan 3 Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Dan Investasi

  • Bagikan
Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimatan, M. Ikbal Nur, EVP RSP PLN, Supriyadi, GM PLN UIW Sumut, Pandapotan Manurung, GM PLN UIP Sumbagut, Octavianus Padudung, GM PLN UIKSBU, Purnomo dan rombongan lainnya saat melakukan kunjungan kerja di Sumut.
Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimatan, M. Ikbal Nur, EVP RSP PLN, Supriyadi, GM PLN UIW Sumut, Pandapotan Manurung, GM PLN UIP Sumbagut, Octavianus Padudung, GM PLN UIKSBU, Purnomo dan rombongan lainnya saat melakukan kunjungan kerja di Sumut.

MEDAN (Waspada): Sebagai salah satu wujud komitmen Transformasi PLN Green sekaligus dipersiapkan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan power balance di Sumatera Utara, proyek PLTA Asahan 3 berkapasitas 154 MW, siap mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi regional serta penggunaan energi baru terbarukan atau EBT.

Peningkatan kapasitas produksi aluminium, menjadi salah satu target proyek tersebut, lewat hubungan G to G antara PT PLN (Persero) dengan PT Inalum, yang merupakan sesama BUMN.

Untuk membahas hal itu, sejumlah anggota Komisi VII DPR RI bersama Kementerian ESDM dan Direksi PLN, melakukan kunjungan ke Inalum pada Selasa (16/11/2021) lalu.

Dalam kunjungan kerja tersebut hadir Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimatan, M. Ikbal Nur, EVP RSP PLN, Supriyadi, GM PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Octavianus Padudung, General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, GM PLN UIK Sumatera Bagian Utara, Purnomo dan Perwakilan, jajaran anggota Komisi VII DPR Lamhot Sinaga, Sugeng Suparwoto, Novri Ompusunggu, Nasril Bahar dan Bambang Wuryanto, serta Perwakilan Ditjen Gatrik, Rida Mulyana, serta Perwakilan Ditjen EBTKE, Chrisnawan Anditya.

Tak hanya membahas progress kerjasama, pada kesempatan tersebut rombongan melakukan site visit ke proyek PLTA Asahan 3 yang berada di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba, serta ke PLTA Sigura-gura  di Simorea, Kabupaten Toba.

Diregsumkal PLN M Ikbal Nur dalam kunjungan itu kembali menjelaskan, PLTA Asahan 3 sebagai salah satu wujud Komitmen Transformasi PLN Green dan oleh Pemerintah Indonesia keberadaannya dimaksudkan untuk meningkatkan power balance di Sumatera Utara, mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi regional, serta penggunaan EBT.

“PLN terikat untuk tetap melaksanakan proyek Asahan 3 sesuai perjanjian penerusan pinjaman PLN dan Kementerian Keuangan,” tegasnya.

Dia juga merinci, presentase bauran energi EBT dan kapasitas EBT pada bulan September 2021 sudah mencapai 12,56% dari total target bauran EBT sebesar 23% pada 2025.

“PLN juga telah berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan PLTA skala besar seperti yang tercermin dalam RUPTL dari 10.3 GW PLTA, PLTM dan PS yang akan dikembangkan sampai tahun 2030 dimana 51% diantaranya dikembangkan oleh PLN,” pungkasnya. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *