PLN-USU Bantu Alat Pengering Ikan Berbasis Listrik

  • Bagikan
PLN UIW Sumatera Utara, PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Kelistrikan dan Universitas Sumatera Utara menjalin kerjasama dalam mendukung usaha pengeringan ikan di Belawan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
PLN UIW Sumatera Utara, PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Kelistrikan dan Universitas Sumatera Utara menjalin kerjasama dalam mendukung usaha pengeringan ikan di Belawan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

MEDAN (Waspada): PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmen selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), kali ini PLN menyerahkan bantuan alat pengering ikan asin sederhana kepada kelompok usaha pengering ikan asin di Belawan, Sumatera Utara, kemarin.

Bantuan alat pengering ikan asin sederhana merupakan hasil karya inovasi dari Universitas Sumatera Utara (USU) dalam kompetisi PLN Innovation and Competition In Electricity (ICE) dan mendapatkan juara pertama pada kategori peralatan listrik dalam ajang tersebut.

Sebagai tindaklanjut dari PLN ICE, maka PLN menggandeng USU untuk mengembangkan prototype alat pengering ikan asin sederhana berbasis listrik dengan cara memberikan alat tersebut kepada kelompok usaha ikan asin yang ada di Belawan dalam program TJSL.

“Ucapan terima kasih kepada PLN atas kepercayaan yang diberikan kepada USU untuk membuat alat pengeringan ikan sederhana ini, harapannya alat ini dapat bermanfaat membantu kelompok usaha dalam melakukan proses pengeringan ikan, sehingga dengan adanya alat ini dapat memperkecil kerugian yang dialami mereka,” ujar Prof. Dr. Ir Noverita Sprinse Vinolina, M.P.

Alat pengering ikan asin sederhana berbasis listrik dan bantuan biaya penyambungan pasang baru secara simbolis diberikan kepada Daulat Manulang yang diserahkan langsung oleh PLN UIW Sumatera Utara dan PLN PUSLITBANG serta disaksikan perwakilan dari USU. Pada kesempatan yang sama, perwakilan USU juga memberikan bimbingan dan demostrasi cara menggunakan alat tersebut sesuai dengan buku petunjuk yang telah diberikan.

Melalui alat ini para pengusaha ikan asin tidak lagi bergantung pada cuaca dalam proses pengeringan ikan karena dapat dilakukan dalam kondisi apapun. Karena salah satu penyebab kerugian yang sering dialami para pengusaha ikan asin adalah faktor alam (cuaca). Dimana saat memasuki musim penghujan, maka mereka akan kesulitan untuk menjemur ikan dikarenakan intensitas sinar matahari tidak maksimal. Hal ini tentu akan membantu para pengusaha ikan asin untuk dapat meningkatkan produksinya sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimal.

“Alat ini sangat membantu para pengusaha pengering ikan asin, karena tidak lagi bergantung kepada sinar matahari, sehingga dapat meminimalisir kerugian yang dialami mereka. Di sisi lain alat Ini juga merupakan salah satu implementasi electrying lifestyle yang jauh lebih efisien, aman, ekonomis dan ramah lingkungan,” ungkap General Manager Pandapotan Manurung. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *