Waspada
Waspada » PLN UPK Labuhan Angin – Lanal Sibolga Tanam 7.500 Mangrove
Ekonomi

PLN UPK Labuhan Angin – Lanal Sibolga Tanam 7.500 Mangrove

Manager PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin Andi Setiawan secara simbolis menyerahkan bibit pohon mangrove kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Syaifudin Zuhri, untuk selanjutnya ditanam di Dusun III Labuhan Angin/Pandan Laut, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Manager PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin Andi Setiawan secara simbolis menyerahkan bibit pohon mangrove kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Syaifudin Zuhri, untuk selanjutnya ditanam di Dusun III Labuhan Angin/Pandan Laut, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

TAPTENG (Waspada): Dalam rangka pelestarian lingkungan hidup, PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin gunakan TJSL bersama dengan Lanal Sibolga menanam sebanyak 7.500 batang bibit mangrove di Dusun III Labuhan Angin/Pandan Laut, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Syaifudin Zuhri mengatakan, penanaman mangrove yang dilakukan merupakan salah satu upaya mencegah terjadinya abrasi sehingga kelestarian lingkungan hidup terjaga dan dapat diwariskan nanti kepada generasi penerus.

“Karena kita yakin, penanaman (mangrove- red) ini akan sangat bermanfaat untuk keselamatan lingkungan dan pelestarian kawasan pesisir supaya tidak rusak,” ujar Zuhri, Selasa (9/6).

Untuk itu, dia menyampaikan apresiasi kepada PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin atas kerjasama itu dan kepada seluruh pihak yang terlibat serta warga yang juga turut antusias dalam kegiatan karya bakti itu.

“Kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak PLN ataupun PLTU Labuhan Angin atas kerjasama dalam kegiatan yang kita laksanakan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Manager PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin Andi Setiawan juga menjelaskan, pelaksanaan kegiatan TJSL dalam segi lingkungan yaitu penanaman sebanyak 7.500 batang bibit mangrove itu dilakukan dengan bekerjasama dengan TNI AL Sibolga.

“Jadi TJSL atau CSR ini bagi kami di PLN bagian dari misi kami mengupayakan tenaga listrik sebagai pendorong kegiatan yang berwawasan lingkungan, jadi apapun kegiatan kami di PLN salah satu aspek yang menjadi tujuan kami adalah kegiatan yang mendukung kegiatan lingkungan,” ucap Andi.

Andi juga berharap, dengan kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan itu dapat membuahkan hasil dengan terjaganya kelestarian lingkungan di sekitar Dusun III Labuhan Angin.

“Semoga kegiatan kita hari ini memberikan manfaat, terutama terhadap lingkungan hidup, dimana mangrove ini bagian dari lingkungan yang fungsi menahan abrasi yang terjadi di pinggir pantai,” harapnya.

Sementara, Kadis Lingkungan Hidup Tapteng yang diwakili Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Togu Hutajulu menuturkan, apresiasi yang tinggi kepada PT. PLN (Persero) UPK Labuhan Angin yang konsisten dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup serta Lanal Sibolga yang begitu antusias dalam kegiatan itu.

Kepada warga Dusun III Labuhan Angin/Pandan Laut, Togu menjelaskan bahwa penanaman mangrove yang dilakukan itu manfaatnya sangat besar kedepan harinya.

“Bapak boleh melihat hari ini mangrovenya belum begitu bernilai ya pak karena baru kita tanam, tapi percayalah pak mungkin tidak bapak nanti yang menikmati tapi keturunan kita. Karena ternyata pak, fungsi mangrove itu luar biasa, bapak boleh memandang mangrove itu hanya penahan abrasi atau sarang ikan, udang, budidaya. Tapi kalo kami dari lingkungan mengatakan bahwa ini salah satu absorben pak, penyerap emisi karbon, estimasinya perbatang magrove itu menyerap 12 kg karbon. “kata Togu.

Togu juga berharap, kiranya warga Desa Dusun III Labuhan Angin paham bahwa pemberian TJSL tidaklah hanya dalam bentuk pemberian bantuan sosial, namun penanaman mangrove untuk kelestarian lingkungan hidup juga merupakan bentuk pemberian TJSL.

“Kepada saudara-saudara kami warga pandan laut, ini perlu kami sampaikan bahwa salah satu TJSL (CSR) itu bentuknya bukan hanya pemberian bantuan sosial, saja. Jadi jangan dibilang nanti kami belum pernah terima TJSL dari Labuhan Angin, TJSL itu ada ratusan bentuknya pak, salah satu bentuknya ya ini penanaman mangrove. Inilah salah satu bentuk TJSL itu pak, memastikan kelanjutan dan kelestarian lingkungan kita. Dalam menanam mangrove kita berharap ekosistem terpulihkan, ikan semakin banyak berkembang, jadi bapak juga bisa menikmatinya nanti,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan penanaman mangrove itu, Wahyudi Saputra mewakili Manager Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk, Sekcam mewakili Camat Tapian Nauli, Kapolsek Kolang, Danramil 05/Kolang, Sekdes mewakili Kepala Desa Tapian Nauli I, Mahasiswa STPK Matauli, Mahasiswa STPS Sibolga, Pramuka, serta warga Dusun III Labuhan Angin/Pandan Laut. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2