PLN Sumut Targetkan Nihil Kecelakaan Kerja 2023 - Waspada

PLN Sumut Targetkan Nihil Kecelakaan Kerja 2023

  • Bagikan
PLN UIW Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengurangi tingkat kecelakaan kerja di internal perusahaan. Pada 2023 PLN menargetkan tidak ada lagi kecelakaan kerja (Zero Accident).
PLN UIW Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengurangi tingkat kecelakaan kerja di internal perusahaan. Pada 2023 PLN menargetkan tidak ada lagi kecelakaan kerja (Zero Accident).

MEDAN (Waspada): PLN UIW Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengurangi tingkat kecelakaan kerja di internal perusahaan. Pada 2023 PLN menargetkan tidak ada lagi atau nihil kecelakaan kerja (Zero Accident). Salah satu langkah dalam penerapan Zero Accident tahun 2023, PLN telah mempersiapkan pejabat K3L di seluruh unit kerja yang ada di PLN UIW Sumatera Utara.

General Manager PLN UIW Sumut, Pandapotan Manurung mengatakan, pengelolaan aspek Health, Safety, Security, Environment (HSSE) atau Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (K3L) tidak boleh dipandang sebelah mata. Pasalnya, kesalahan manajemen dalam elemen K3L yang mengakibatkan adanya kecelakaan kerja dapat berdampak pada terganggunya operasional dan bahkan lebih serius lagi.

“Kami menyadari vitalnya aspek K3, karena bagi kami karyawan dan dukungan masyarakat sekitar area operasional khususnya, ini adalah asset terpenting perusahaan. Jadi kami selalu berupaya untuk meningkatkan pengelolaan K3 agar aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan terus terjaga,” papar Pandapotan Manurung, Kamis (14/10).

Menurut Pandapotan Manurung, penyebab dari kecelakaan kerja umumnya disebabkan oleh dua aspek, yakni unsafe action dan unsafe condition. Penyebab pertama umumnya karena pengabaian terhadap peralatan dan prosedur keselamatan dalam bekerja. Misalnya, pekerja lalai dalam memakai berbagai Alat Perlindungan Diri (APD), seperti helm, rompi, sepatu, sarung tangan dan sebagainya.

Sementara aspek kedua karena lingkungan kerja yang tidak aman seperti jalan licin, cuaca ataupun infrastruktur kerja yang kurang lengkap.

Kecelakaan kerja itu sendiri biasanya merupakan buah dari pengabaian terhadap puluhan kali insiden near miss, atau hampir celaka. “Sebenarnya kita harus aware kejadian-kejadian penyebabnya kalau ada hampir celaka,” ujarnya.

Budaya K3

Demi memperkuat pengawasan K3 lantas dibentuklah Budaya K3 di tubuh PLN. Pandapotan Manurung menjelaskan, terdapat jalinan hubungan antara budaya perusahaan dengan budaya K3. Budaya korporat sendiri merupakan elemen strategik, yang bersifat besar dan menyeluruh. Sementara budaya K3 adalah Sub Kultur dari budaya korporat yang spesifik mencakup urusan keselamatan kerja.

“Karena itu kami membangun budaya K3 di PLN UIW Sumatera Utara dengan tiga values, yakni Peduli, Taat, Tanggap. Indikator keberhasilan budaya K3 itu terdiri atas lagging indicator dari empat aspek, yakni Loss of Life, Loss of Production, Loss of Productivity, dan Loss of Asset, Untuk itu, saya instruksikan Manager dan Pejabat K3 di ULP untuk terus memperhatikan penerapan K3 telah dijalankan dengan baik oleh setiap petugas dalam bekerja,” ujar Pandapotan.

Tak ketinggalan PLN terus membangun kesadaran untuk saling mengingatkan dan fokus pencegahan terhadap K3 dalam menemukan dan menyelesaikan perihal unsafe condition dan unsafe action, istilah sebagai lindung lingkungan.

Menerapkan berbagai upaya tersebut memang tak mudah. Meski demikian Pandapotan Manurung yakin dengan upaya bersama dan keinginan untuk menjadikan PLN UIW Sumatera Utara dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, maka terwujudnya Zero Accident pada tahun 2023 akan dapat tercapai. (m31)

  • Bagikan