Waspada
Waspada » Pertamina Rantau Tajak Sumur Tingkatkan Produksi
Ekonomi

Pertamina Rantau Tajak Sumur Tingkatkan Produksi

Legal and Relation Pertamina EP Rantau, Fandi Prabudi saat melaksanakan sosialisasi tentang pengeboran minyak di Kampung Sriwijaya, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Waspada/Yusri
Legal and Relation Pertamina EP Rantau, Fandi Prabudi saat melaksanakan sosialisasi tentang pengeboran minyak di Kampung Sriwijaya, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang. Waspada/Yusri

ACEH TAMIANG (Waspada): PT Pertamina EP Field Rantau terus berusaha meningkatkan produski minyak melalui pengeboran sumur minyak baru maupun pemamfaatan

sumur minyak tua yang dikelola perusahaan selama ini. Termasuk juga perhatian utama terhadap persoalan lingkungan masyarakat dari proses pelaksanaan pekerjaan pengeboran.

Field Manager, Totok Parafianto Field melalui Legal and Relation Pertamina EP Rantau, Fandi Prabudi kepada Waspada, Selasa (10/3)

mengatakan, saat ini banyak sumur minyak yang sudah tua dan akan terus dilakukan pengeboran, hal ini sebagai upaya untuk mengatasi import minyak negara.

Seperti halnya pengeboran sumur minyak KSB Prop-5 Kampung Sriwijaya, Kecamatan Kota Kualasimpang yang merupakan bagian sumur-sumur awal yang

dilakukan pengeboran dilingkungan wilayah produksi Pertamina Rantau serta diharapkan dapat menghasilkan produksi minyak melebihi target.

“ Kami meminta dukungan masyarakat agar pengeboran ini nantinya dapat berjalan lancar dan terkait kegiatan santunan juga bantuan lainnya akan tetap dilaksanakan

sesuai kemampuan perusahaan bagi masyarakat di lingkungan pengeboran,” ungkapnya sembari menyebutkan termasuk bantuan lainnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang akan dikucurkan melalui

kelompok usaha. Sementara Bennydictus, senior staf HSSE PT Pertamina EP Rantau dalam sosialisasi pengeboran

minyak yang dilaksanakan di Musholla Nurul Amin, Kampung Sriwijaya, Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang menyebutkan,

persoalan lingkungan ini biasanya meliputi masalah debu, kebisingan suara mesin, sampah dan keselamatan dilingkungan pengeboran dan masyarakat sekitar lokasi pengeboran.

Dikatakannya, kegiatan pengeboran ini merupakan bahagian dari mengurangi import minyak negara, bahkan sumur yang akan dilakukan pengeboran pada Kampung Sriwijaya tersebut

nantinya dapat ikut menyumbang penghasilan minyak, Program tajak sumur ini merupakan umur kedua dalam tahun 2020 yang akan dilakukan pengeboran perusahan,” tuturnya.

Datok Kampung Sriwijaya Edi Syahputra,ST melalui Sarmin,Spd Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK)

mengatakan, sosialisasi seperti ini selalu dilakukan oleh Pertamina setiap akan melakukan tajak sumur dan itu merupakan hal sangat baik.

“ Kalau Pertamina dalam melakukan pengeborannya dapat melebihi target, diharapkan untuk santunan anak yatim,

kaum dhuafa, bantuan terhadap Musholla serta lainnnya agar dapat ditambah jumlahnya dan nilainya,” harap Ketua MDSK Sarmin.(cri).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2