Waspada
Waspada » Pengangguran Di Sumut Bertambah 109 Ribu
Ekonomi

Pengangguran Di Sumut Bertambah 109 Ribu

Kabid Statistik Sosial BPS Sumut, Mukhamad Mukhanif, memaparkan kondisi tingkat pengangguran terbuka dalam video conference melalui aplikasi Youtube, Kamis (5/11).
Kabid Statistik Sosial BPS Sumut, Mukhamad Mukhanif, memaparkan kondisi tingkat pengangguran terbuka dalam video conference melalui aplikasi Youtube, Kamis (5/11).

MEDAN (Waspada): Jumlah pengangguran di Sumatera Utara (Sumut) pada Agustus 2020 bertambah sebanyak 109 ribu orang dibandingkan Agustus 2019. Bertambahnya jumlah pengangguran tersebut, menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumut sebanyak 508 ribu orang.

“Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ‎tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumut hingga Agustus 2020, mencapai 6,91% atau sebanyak 508 ribu orang. Dengan itu, berarti meningkat 1,52 persen poin atau bertambah 109 ribu orang dibandingkan dengan Agustus 2019,” kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sumut, Mukhamad Mukhanif, dalam video conference melalui aplikasi Yutube, Kamis (5/11).

Mukhamad Mukhanif menjelaskan, untuk jumlah angkatan kerja pada Agustus 2020 sebanyak 7,35 juta orang atau turun 61 ribu orang dibanding Agustus 2019. Sejalan dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga turun sebesar 1,70 persen poin.

“‎Penduduk yang bekerja di Sumut sebanyak 6,842 juta orang, turun sebanyak 170 ribu orang dari Agustus 2019. Sedangkan, lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase adalah Sektor Perdagangan (0,86 persen poin) dan Jasa Lainnya (0,37 persen poin),” ujarnya.

Sementara sektor lain mengalami penurunan, terutama Sektor Jasa Pendidikan (0,46 persen poin), Industri Pengolahan (0,35 persen poin), dan Jasa Perusahaan (0,33 persen poin).

Secara merinci, Mukhanif mengatakan, ‎sebanyak 4,079 juta orang (59,62%) bekerja pada kegiatan informal, naik 4,63% dibanding Agustus 2019. Kemudian, selama setahun terakhir (Agustus 2019–Agustus 2020), persentase pekerja formal turun sebesar 4,63%.

“Dalam setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur naik sebesar 2,73%, dan persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 3,22%,” kata Mukhanif.

Terdampak Covid-19

Lebih lanjut Mukhanif mengatakan, ‎terdapat 1,23 juta orang yang terdampak Covid-19 atau 11,51% dengan perincian pengangguran karena Covid-19 sebanyak 107 ribu orang, bukan angkatan kerja (BAK) karena Covid-19 sebanyak 39 ribu orang.

“Sementara tidak bekerja karena Covid-19 terdapat 64 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 1,02 juta orang,” jelasnya.

Mukhanif juga menyebutkan, penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas. Pada usia ini, dia menjelaskan, mereka memiliki potensi untuk masuk ke angkatan kerja dan pasar kerja.

“Penduduk usia kerja mengalami kenaikan dari 10,532 juta orang pada Agustus 2019 menjadi 10,703 juta orang pada Agustus 2020,” ujarnya.‎

Menurutnya penduduk usia kerja mengalami tren yang cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Sumut. Sebagian besar penduduk usia kerja yaitu 68,67% atau 7,35 juta orang merupakan angkatan kerja, terdiri dari 6,842 juta orang penduduk bekerja dan 508 ribu orang pengangguran. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2