OJK Gelar Coaching Clinic TPAKD Sumut - Waspada
banner 325x300

OJK Gelar Coaching Clinic TPAKD Sumut

  • Bagikan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemprovsu menggelar Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual beberapa waktu lalu.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemprovsu menggelar Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual beberapa waktu lalu.

MEDAN (Waspada): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemprovsu menggelar Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) secara virtual beberapa waktu lalu.

Kegiatan Coaching Clinic tersebut dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kompetensi pengurus dan anggota TPAKD di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Deputi Direktur OJK Kantor Regional 5 Sumbagut, Andi M Yusuf menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Rapat Koordinasi Daerah TPAKD Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan asistensi dan pemahaman tentang tugas terkait TPAKD.

Selain itu, untuk melakukan sinkronisasi dan kolaborasi program TPAKD Provinsi Sumatera Utara dengan TPAKD di kabupaten/kota, khususnya untuk pelaksanaan program Business Matching Akses Kredit UMKM dan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

“Momen kegiatan ini juga sebagai pengerat tali silaturahmi antara OJK, Lembaga Jasa Keuangan dengan Pemerintah Daerah di Sumut, untuk mendorong aktivasi TPAKD kabupaten/kota yang sudah terbentuk, serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi yang lebih baik antara para pihak dalam wadah TPAKD” tambahnya.

Kepala Biro Bina Perekonomian Provinsi Sumatera Utara, Ernita Bangun menyampaikan, agar Pemda dapat mengalokasikan anggaran kegiatan TPAKD dalam APBD masing-masing. Sebagaimana telah diamanatkan baik dalam radiogram Menteri Dalam Negeri tentang pembentukan TPAKD dan dipayungi regulasi Pemerintah yaitu melalui Permendagri No. 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Alokasi APBD untuk kegiatan TPAKD antara lain digunakan untuk pelaksanaan fungsi koordinasi, evaluasi, monitoring, dan juga secara khusus untuk pelaksanaan kegiatan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha skala mikro dan kecil, serta untuk bantuan subsidi program inklusi keuangan yang memang sejalan dan dibutuhkan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Noor Hafid selaku Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen, dan Reza Leonhard O.M selaku Kepala Sub Bagian Kemitraan, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, yang dimoderatori oleh Mangihut P. Aritonang selaku Staf Kemitraan, Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah.

Beberapa poin penting dari hasil kegiatan Coaching Clinic TPAKD ini antara lain, komitmen bersama untuk membangun fungsi koordinasi dan kolaborasi, optimalisasi pendataan UMKM potensial ke dalam Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Selain itu, menciptakan komitmen bersama untuk peningkatan literasi keuangan dan dukungan upaya target 100 persen kepemilikan rekening oleh pelajar di Sumatera Utara. Serta dukungan anggaran TPAKD dalam APBD, dan rencana untuk implementasi Rakorda oleh TPAKD di Kabupaten/Kota yang saling berdekatan. (m31)

  • Bagikan