OJK Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Sumut - Waspada
banner 325x300

OJK Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Sumut

  • Bagikan
Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori.
Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori.

MEDAN (Waspada): Di tengah pandemi Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah mengeluarkan berbagai program stimulus untuk mendukung pemulihan ekonomi Nasional, termasuk ekonomi Sumatera Utara (Sumut).

OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), terus memantau dan mendorong Industri Jasa Keuangan dalam merealisasikan program stimulus restrukturisasi kredit untuk pemulihan ekonomi di Sumut.

Hal itu sebagai tindak lanjut POJK Nomor: 11/POJK.03/2020 untuk perbankan dan POJK Nomor 14/POJK.05/2020 untuk industri keuangan non bank dan program ekspansi kredit pemulihan ekonomi nasional (PEN) sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70/PMK.05/2020.

Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori mengatakan, sesuai pemantauan, hingga 13 Agustus 2020, industri jasa keuangan di Sumut telah menerima pengajuan restrukturisasi kredit sebanyak 485.139 debitur dengan outstanding kredit Rp30,18 trilliun.

Dari pengajuan tersebut, telah diberikan persetujuan restrukturisasi kredit kepada 459.640 debitur (94,74%) dengan outstanding kredit Rp23,53 triliun. Jumlah tersebut berasal dari restrukturisasi bank umum sebanyak 304.068 debitur dengan outstanding kredit Rp18,22 triliun, restrukturisasi BPR sebanyak 4.404 debitur dengan outstanding kredit Rp216 miliar, dan restrukturisasi perusahaan pembiayaan sebanyak 151.168 debitur dengan nilai pembiayaan Rp5,09 triliun.

“Sebagian besar realisasi restrukturisasi kredit dilakukan untuk 283.710 debitur UMKM dengan nilai outstanding kredit Rp13,60 triliun, sedangkan untuk non UMKM sebanyak 175.930 debitur dengan nilai outstanding kredit Rp9,94 triliun,” ujarnya.

Kredit PEN

Terkait dengan penempatan uang negara di bank umum, lanjut Yusup, OJK Sumbagut juga melakukan pemantauan terhadap realisasi ekspansi kredit yang dilakukan oleh Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) di Sumut.

“Pada periode bulan Juli 2020, Bank Himbara di Sumut telah merealisasikan penyaluran kredit PEN sebesar Rp1,94 triliun kepada 27.290 debitur atau 54,84% dari target penyaluran kredit periode Juli – September 2020 sebesar Rp3,55 triliun,” ungkapnya.

Dari realisasi tersebut, lanjutnya, paling besar disalurkan pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan outstanding kredit Rp884,34 miliar (45,48% dari total kredit). Diikuti sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan sebesar Rp429,98 miliar (22,11% dari total kredit) dan sektor Konstruksi sebesar Rp182,37 miliar (9,38% dari total kredit).

“Terkait dengan program subsidi bunga, OJK bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut telah melakukan sosialisasi kepada industri jasa keuangan di Sumut pada 13 Agustus 2020 dan mendorong realisasi program tersebut,” pungkasnya. (m31)

  • Bagikan