Market Share Perbankan Syariah 2024 Tumbuh Sebesar 7,72 Persen

  • Bagikan
Market Share Perbankan Syariah 2024 Tumbuh Sebesar 7,72 Persen
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae/ist

JAKARTA (Waspada): Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae melaporkan, market share perbankan syariah pada 2024 tumbuh menjadi sebesar 7,72%, dari tahun sebelumnya sebesar 7,44%.

“Kenaikan itu terutama didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 10,09%, jauh di atas pertumbuhan industri sebesar 4,49%,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (26/3/2025).

Menurutnya, pertumbuhan perbankan syariah masih akan positif baik dari sisi peningkatan aset, penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayaan sepanjang 2025.

Dian menuturkan, hal ini salah satunya didukung oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih akan cukup baik, sehingga mendorong demand pembiayaan.

“Untuk pertumbuhan pembiayaan syariah sebesar 9,92% selaras dengan pertumbuhan industri sebesar 10,30%,” tuturnya.

Selain itu, proyeksi penurunan suku bunga domestik di tahun ini juga diharapkan dapat berdampak positif pada penurunan biaya dana.

Meskipun tetap cukup menarik bagi nasabah penyimpan (deposan) untuk menempatkan dananya di perbankan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan DPK.

“Penghimpunan dana yang positif akan mendukung ketersediaan likuiditas dan menjadi sumber dana utama dalam melaksanakan penyaluran pembiayaan perbankan,” ujar Dian.

Di sisi lain, lanjutnya, sektor perbankan syariah juga perlu mewaspadai risiko yang timbul akibat ketidakpastian global. Hal tersebut mencakup perlambatan penurunan suku bunga global seiring kecenderungan meningkatnya laju inflasi, serta meningkatnya volatilitas pasar keuangan.

“Kemudian, perbankan syariah juga perlu mencermati fluktuasi perdagangan global dan harga komoditas yang disebabkan oleh “Trump Effect”, serta ketegangan geopolitik yang masih berlanjut,” imbuh Dian.

Dian melanjutkan, pengembangan produk perbankan syariah dalam mendukung pertumbuhan kinerja juga didukung oleh Undang-Undang P2SK yang memberikan ruang inovasi pengembangan produk perbankan syariah menuju paradigma shariah-based products.

Hal ini sejalan dengan visi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah 2023-2027 untuk mengembangkan perbankan syariah yang sehat, efisien, berintegritas dan berdaya saing.

“Tentunya perbankan syariah bisa berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional untuk mencapai kemaslahatan masyarakat,” ujarnya

Dian menuturkan, fokus pengembangan perbankan syariah pada 2025 adalah penyusunan pedoman produk dan pengembangan produk unik perbankan syariah dalam rangka penguatan karakteristik perbankan syariah. (J03)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Market Share Perbankan Syariah 2024 Tumbuh Sebesar 7,72 Persen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *