Waspada
Waspada » Lamhot Sinaga  Serap Aspirasi Sektor IKM Di Taput
Ekonomi Sumut

Lamhot Sinaga  Serap Aspirasi Sektor IKM Di Taput

Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga saat meninjau pelatihan pengolahan makanan di Taput.(Ist) 

JAKARTA (Waspada) Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga, yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut II pada resesnya kali ini menyerap aspirasi di sektor Industri Kecil Menengah (IKM).

Lamhot fokus mengunjungi dan berbincang-bincang dengan para pelaku produk IKM di
Tapanuli Utara, yang merupakan salah satu kabupaten di kawasan Danau Toba.

Menurutnya untuk mendukung Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas, pengembangan sektor usaha IKM  di wilayah kawasan Danau Toba tidak boleh terabaikan .

Sektor IKM, dinilai Lamhot Sinaga  merupakan salah satu sektor yang harus dikembangkan secara terus menerus .

Bila IKM ini dikembangkan, dibina  dan dibantu, maka sektor ini  akan mampu memproduk berbagai souvenir maupun makanan yang dikemas khas  dan berdaya saing, untuk dibawa wisatawan sebagai oleh oleh.

“Kita melihat gambaran umum hasil komoditi di Kecamatan Pahae. Mereka perlu pendampingan dengan berbagai keterbatasan yang mereka hadapi saat ini.Masyarakat mengharap perlakuan dalam bentuk permodalan dan peningkatan Sumber daya manusia, (SDM),”kata Lamhot Sinaga, Kamis, (22/4), usai  megunjungi Desa Hutanagodang,  Kecamatan Purba Tua,Tapanuli Utara .

Setelah melakukan kunjungan reses, Lamhot Sinaga melihat ada permasalahan yang dialami para pelaku IKM saat ini. Pelaku IKM ini perlu dapat bimbingan dari pihak terkait dalam penguatan hasil produk home industri. Disamping permodalan, juga perlu didampingi terkait penerbitan regulasi kemasan makanan, label pangan. Kemasan produk pangan  yang baik agar sesuai standar pasar, dan berdaya saing.

Untuk itu, hasil penyerapan aspirasi kali ini akan menjadi  acuan bagi Lamot Sinaga untuk melakukan koordinasi dengan lintas Kementerian.

“Terkait kebutuhan itu,akan kita diskusikan dengan teman, bagaimana nantinya kementerian terkait membantu para pelaku IKM ini, berupa peralatan maupun pelatihan sehingga produk produk mereka bisa di jual di Bandara Silangit, sebagai pintu masuk wisatawan ke kawasan Danau Toba. Nanti kita sarankan agar penamaan kemasan disesuaikan dengan nama daerah,”ujar Lamhot Sinaga .

Instruktur pelatihan Kementerian Perindustrian,Sri Purnawati mengatakan potensi alam yang menyediakan bahan baku berbagai produk, perlu pemasaran dan peralatan kemasan agar produksi olahan makanan berlanjut .
Dari hasil pelatihan produk IKM oleh Kementerian Perindustrian RI,masyarakat mampu menciptakan berbagai produk home industri .  Camat Purbatua Nelson Manurung mengatakan dari segi potensi Kecamatan Purbatua mendukung pengambangan IKM indutri rumah tangga.

“Untuk usaha rumahan,bahan baku cukup mendukung untuk berbagai produk makanan. Bahan baku tersedia dan relatif sangat murah tujuan kita, bagaimana pengolahan hasil bumi itu,agar lebih bernilai ekonomis,”katanya sembari mengharapkan bantuan semua pihak, bagaimana IKM ini dapat berkembang.(j05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2