Waspada
Waspada » Kemenparekraf Gelar Pameran Misi Penjualan Pasar Nusantara Di Medan
Ekonomi Headlines Medan Travel

Kemenparekraf Gelar Pameran Misi Penjualan Pasar Nusantara Di Medan

KOORDINATOR Pemasaran Regional 1 Area 1 Kemenparekraf Taufik Nurhidayat memberikan sambutan pada pembukaan Pameran Misi Penjualan Pasar Nusantara dengan tema ‘Yuk Liburan Di Indonesia Aja’ pada Sabtu (21/11) di Kota Medan. Waspada/Arianda Tanjung
KOORDINATOR Pemasaran Regional 1 Area 1 Kemenparekraf Taufik Nurhidayat memberikan sambutan pada pembukaan Pameran Misi Penjualan Pasar Nusantara dengan tema ‘Yuk Liburan Di Indonesia Aja’ pada Sabtu (21/11) di Kota Medan. Waspada/Arianda Tanjung

MEDAN (Waspada): Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) menggelar Pameran Misi Penjualan Pasar Nusantara dengan tema ‘Yuk Liburan Di Indonesia Aja’ pada Sabtu dan Minggu (21-22/11) di Kota Medan.

Selain di Kota Medan, event ini juga akan digelar di lima kota lainnya yakni Yogyakarta Malang, Bandung, Padang, dan Batam.

Koordinator Pemasaran Regional 1 Area 1 Kemenparekraf Taufik Nurhidayat mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama ini terpuruk.

Seperti diketahui semenjak Covid-19 melanda dunia, bukan hanya Indonesia, maka sektor yang paling berdampak adalah pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kenapa? karena saat pandemi Covid-19 orang takut untuk melakukan perjalanan. Padahal marwah daripada pariwisata itu adalah perjalanan, tapi apakah kita harus berpangku tangan dan menyerah dengan keadaan. Di pandemi Covid-19 ini kita juga harus hidup bersama dan berdampingan, tapi tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Di samping itu kita harus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kembali,” kata Taufik.

Untuk itu, kata dia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sudah memiliki strategi promosi pemasaran nusantara, dengan tiga fase.

Fase pertama yakni staycation atau berlibur di dekat rumah.

“Lalu, setelah fase staycation bisa dilewati, maka masuk ke fase road trip atau perjalanan dalam satu provinsi. Dan untuk fase ini tentunya kita harus berhati-hati, dan jangan sampai lepas kendali, karena kalau lepas kendali bukan tidak mungkin akan menimbulkan cluster baru. Kalau fase road trip ini berhasil, maka masuk fase antar provinsi atau antar pulau,” terangnya.

Dikatakan, sejauh ini fenomena yang terjadi setelah sekian lama masyarakat berdiam diri di rumah, maka masyarakat tersebut ada keinginan untuk melakukan perjalanan wisata.

“Untuk itu, kami dengan tim ahli sudah melakukan penelitian di lapangan. Pada saat new normal, maka akan terjadi tiga kelompok traveler,” jelasnya.

Lanjut Taufik, kelompok pertama adalah orang yang balas dendam untuk liburan.

Karenasetelah sembilan bulan di rumah, begitu dilepas ditakutkan akan lepas kontrol, dan ini tidak boleh terjadi.

“Kenapa tidak boleh? Karena mereka akan melakukan apa saja untuk berlibur tanpa menerapkan protokol kesehatan. Kedua, ada scare traveler (traveler yang ketakutan), setelah melihat temannya positif Covid-19 usai liburan maka dia takut untuk melakukan perjalanan. Akhirnya kelompok tadi cari selamat dengan berdiam diri di rumah, dan ini tidak boleh juga karena tidak berkontribusi kepada ekonomi kreatif. Lalu yang bagus kelompok traveler yang bagaimana, maka jawabnya adalah wise traveler. Yakni traveler yang bijaksana dalam melakukan perjalanan, dengan memperhatikan protokol kesehatan selama berlibur,” tambahnya lagi.

Ia optimistis pameran ini akan menarik banyak peminat yang pada akhirnya kembali menggairahkan industri pariwisata dalam negeri.

Melalui event tersebut, Taufik mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan wisata dalam negeri sebagai upaya membangkitkan kembali perekonomian nasional di sektor pariwisata.

“Ini adalah upaya kami untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dalam negeri yang sebelumnya terdampak Covid-19. Melalui event ini kami ingin mengabarkan kepada masyarakat silakan rencanakan wisata #DiIndonesiaAja dan mari bersama kita bangkit kembali,” tegas Taufik. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2