Kekosongan BBM Pertalite Masih Terjadi

  • Bagikan
Salah satu SPBU di Medan mengalami kehabisan stok BBM jenis Pertalite. Pengendara sepedamotor terpaksa menggunakan BBM jenis Pertamax Turbo.
Salah satu SPBU di Medan mengalami kehabisan stok BBM jenis Pertalite. Pengendara sepedamotor terpaksa menggunakan BBM jenis Pertamax Turbo.

MEDAN (Waspada): Kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis Pertalite masih terus terjadi di Kota Medan. Hingga Rabu (6/10), beberapa SPBU di Medan kehabisan stok Pertalite, dan beberapa SPBU lainnya kehabisan Bio Solar.

Kekosongan BBM jenis Pertalite ini, terjadi sejak Jumat (2/10), yang secara bergantian setiap SPBU mengalami kekosongan, hingga Rabu (6/10). Berdasarkan pantauan dan informasi yang Waspada terima di lapangan, rata-rata kekosongan di SPBU terjadi satu hari, namun ada juga SPBU yang mengalami kosong hingga 2 hari.

Seperti di SPBU Jl. Kapten Muslim, pada Senin (4/10) terpantau kosong BBM jenis Pertalite, dan baru tersedia sejak Selasa (6/10). “Iya beberapa hari ini kosong. Tapi kemarin (Selasa-red) sudah mulai masuk,” ujar salah seorang operator SPBU.

Sementara itu, pantauan di SPBU lainnya, seperti di SPBU Jl. Pancing Medan, sekitar pukul 10.00 mulai kehabisan BBM jenis Pertalite. Antrean puluhan sepedamotor terpaksa mengisi BBM jenis Pertamax.

“Maaf Pertalite habis. Yang ada tinggal Pertamax,” ujar salah seorang petugas operator SPBU menginformasikan kepada pemilik sepedamotor yang sudah mengantre.

“Jadi Pertalitenya habis. Ya sudah lah isi Pertamax aja,” ujar salah seorang konsumen.

Beberapa SPBU lainnya yang terpantau kehabisan BBM seperti di SPBU Jl. Karya mengalami kehabisan stok untuk semua jenis BBM. Petugas operator memberikan kode kepada konsumen yang masuk dengan menyilangkan kedua tangan yang menandakan BBM habis.

Begitu juga di SPBU Jl. Sei Serayu Medan juga terpantau kehabisan stok BBM. Gerbang SPBU tersebut tertutup yang menandakan tidak beroperasi. Terlihat petugas berkemas-kemas untuk menutup SPBU.

Sedangkan di SPBU Jl. Amir Hamzah Medan, juga terjadi kekosongan BBM jenis Pertalite. Masyarakat pengendara sepedamotor terpaksa membeli BBM Turbo untuk mengisi minyak kendaraannya.

Beberapa SPBU lainnya juga mengalami kekosongan BBM jenis bio solar seperti di SPBU Simpang empat Jl. Krakatau dan Jl. Cemara Medan. Tertulis di plank pengumuman bahwa Bio Solar sedang dalam perjalanan. Sedangkan di SPBU Jalan Karya Jaya, Medan Johor terjadi kekosongan BBM jenis Pertamax.

Sebelumnya, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman dalam siaran persnya mengatakan, kekosongan BBM tersebut akibat adanya peningkatan konsumsi di Sumatera Utara pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga.

“Berdasarkan catatan kami, memang pasca PPKM level tiga, konsumsi BBM mengalami peningkatan,” ujarnya.

Selain itu, Taufikurachman mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir, kondisi cuaca kurang bersahabat masih terjadi di wilayah perairan Sumatera. Hal tersebut juga menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian BBM di wilayah Sumut.

Tetapi, Pertamina juga sudah melakukan beberapa antisipasi yakni menambah jam operasional Fuel Terminal Medan Group, serta memaksimalkan mobil tangki.

“Kita terus melakukan pengamanan dan pemantauan suplai dan distribusi BBM di Sumut. Jika diperlukan, kita juga akan menambah stok dan penyaluran BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *