Waspada
Waspada » Harga Bawang Putih Terdampak Virus Corona
Ekonomi

Harga Bawang Putih Terdampak Virus Corona

Penghentian impor komoditas dari China, seperti bawang putih, diperkirakan akan menyebabkan terjadinya inflasi di Sumut pada Februari 2020.
Penghentian impor komoditas dari China, seperti bawang putih, diperkirakan akan menyebabkan terjadinya inflasi di Sumut pada Februari 2020.

MEDAN (Waspada): Merebaknya Virus Corona memberikan dampak terhadap harga bawang putih. Harga bawang putih di pasar tradisional di Medan, melambung di kisaran Rp46.000 hingga Rp50.000 per kg.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional di Medan dan sekitarnya, harga bawang putih berada di kisaran Rp46.000-Rp50.000 per kilogram (kg). Harga bawang putih memang bertahan mahal sejak awal tahun 2020.

Salah seorang pedagang di Pusat Pasar Medan mengatakan, bawang putih yang ia jual berasal dari Tiongkok. Sekarang harga jual bawang putih naik menjadi Rp50 ribu per kilogram, sejak merebaknya isu virus corona.

“Di sini hampir semua jual bawang putih impor. Harganya mahal sekarang,” katanya, Kamis (6/2).

Sementara itu, Ketua Tim Pemantau Harga di Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, harga bawang putih naik tajam. Hal tersebut dampak dari merebaknya kabar terkait penyebaran virus corona.

Gunawan menilai masalah virus ini sudah membuat harga pangan di dalam negeri mengalami kenaikan. Salah satu komoditas impor yang banyak memberikan tekanan harga adalah bawang putih.

“Bawang putih di Indonesia didominasi dari China. Langkah pemerintah yang melarang impor dari China, ditambah China yang juga mengisolasi diri membuat aktifitas ekpsor impor mengalami gangguan,” ujarnya.

Tentunya, kata dia, hal tersebut dampak dari serangan virus yang mengakibatkan aktifitas ekonomi terganggu. Dia berharap pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengatasinya.

“Bisa dengan menggantikan impor dari China ke negara lain meskipun tetap saja berpeluang memicu kenaikan harga bawang putih. Atau pemerintah berani mengambil kebijakan dengan melakukan pengawasan ketat terhadap barang impor dari China,” ujarnya.

Selain harga bawang putih yang naik, lanjut Gunawan, dikhawatirkan harga bawang merah juga bisa mengalami kenaikan. Biasanya saat bawang merah harganya naik, masyarakat cenderung untuk lebih banyak mengkonsumsi bawang putih.

“Begitu juga sebaliknya, bila harga bawang putih yang naik, maka masyarakat akan cenderung membeli bawang merah, sehingga harganya bisa naik. Saat ini bawang merah bertahan di kisaran harga Rp40.000 per kg. Sulit kita harapkan harganya untuk bisa diturunkan,” katanya. (m41)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2