Waspada
Waspada » Formassu Buka Pos Pengaduan Pelayanan Penerbitan NIB/IUMK
Ekonomi

Formassu Buka Pos Pengaduan Pelayanan Penerbitan NIB/IUMK

KETUA Umum Formassu, Ariffani, SH Sos (kanan) bersama pengurus Formassu dan Kadis Koperasi dan UMKM Sumut, H M R Haikal Amal saat berkunjung ke sekretariat belum lama ini. Formassu buka pos pengaduan pelayanan penerbitan NIB/IUMK di 5 titik di Sumut. Waspada/ist
KETUA Umum Formassu, Ariffani, SH Sos (kanan) bersama pengurus Formassu dan Kadis Koperasi dan UMKM Sumut, H M R Haikal Amal saat berkunjung ke sekretariat belum lama ini. Formassu buka pos pengaduan pelayanan penerbitan NIB/IUMK di 5 titik di Sumut. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Forum Masyarakat Sipil Sumatera Utara (Formassu) buka pos pengaduan pelayanan penerbitan Nomor Induk Usaha (NIB)/Surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), termasuk penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM di Sekretariat Jl Bambu III/Simp Gaharu No 138, Kelurahan Durian, Medan Timur.

Formassu buka pos pengaduan pelayanan penerbitan NIB/IUMK yang dilakukan di 5 titik kabupaten/kota, yakni Medan, Deli Serdang, Langkat, Binjai dan Sedang Bedagai.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Formassu, Ariffani SH Sos bersama Kordinator Community Development (CD), Khairul, di Medan, Senin (26/10).

Dalam keteranganya, Ariffani menyebutkan, langkah tersebut dilakukan menyikapi banyaknya pengaduan kasus pelaku UMKM penerimaan bantuan BLT UMKM.

Formassu, yang selama ini menjadi telangkai dalam pengusulan berkas UMKM, bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sumut membuka pos pengaduan penerima bantuan BLT UKM dan pelayanan penerbitan NIB/IUMK-UMKM di 5 titik Kabupaten/kota yakni Medan, Deli Serdang, Langkat, Binjai dan Sedang Bedagai.

“Pembentukan posko di 5 kabupaten/kota ini bertujuan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terkait informasi dan mekanisme pencairan sekaligus pendampingan dan pengawalan proses pencairan dana BLT UMKM sehingga tepat sasaran dan meminimalisir hambatan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Harapan terbentuknya pos pengaduan dan pelayanan bagi pelaku usaha UMKM ini menjadi jawaban atas maraknya permasalahan di lapangan.

Baik pada pemenuhan kebutuhan admistrasi seperti NIB, IUMK,  pihaknya akan memfasilitasi secara gratis, termasuk pendampingan ke bank penyalur pada saat pencairan.

Ariffani menambahkan, program Pemulihan Ekonomi Nasional yang digadang gadang pemerintah pusat saat ini harus dapat bersinergi dengan kebutuhan pelaku usaha UMKM di daerah, dan dilakukan secara akurat.

“Jangan sampai terjadi miskomunikasi, sehinga program PEN ini dapat berdampak maksimal kepada para pelaku usaha UMKM sebagai penerima manfaat,” katanya.

Pihaknya berharap program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang diusung pemerintah saat ini dapat bersinergi dengan Formassu yang juga sedang melakukan penguatan sektor ekonomi kaum perempuan di Sumut.

Caranya, melalui pendampingan komunitas berbasis UMKM, sehingga terbangun koneksi dan sinergi antara program pemerintah dengan program yang saat ini dikerjakan Formassu.

Kerjasama

Kadis Koperasi dan UMKM Sumatera Utara, H M R Haikal Amal, mengatakan, kerjasama yang terukur semua pihak dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat di masa Covid 19 ini dinilai penting.

Pemerintah dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM Sumut tidak akan mampu berbuat secara maksimal jika tidak mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Haikal juga menjelaskan, program stimulus BLT UMKM kepada pelaku usaha dalam mengembangkan usaha kecil agar mampu bertahan dalam kondisi tak normal ini, serta merupakan bentuk respon cepat pemerintah dalam menyikapi problem pelaku usaha yang saat ini terpuruk karena pendemi covid 19 ini. (m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2