Waspada
Waspada » Forjakat Nilai Pembangunan Fisik Modal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Ekonomi

Forjakat Nilai Pembangunan Fisik Modal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Zulkarnain, Direktur Forjakat. Waspada/Ist
Zulkarnain, Direktur Forjakat. Waspada/Ist

ACEH TAMIANG (Waspada) : Direktur Forum Jasa Konsultan Aceh Tamiang (Forjakat), Zulkarnain menilai pembangunan prasarana fisik harus mampu di fungsikan sebagai salah satu modal dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Karena itu pembangunan jangan dilaksanakan hanya sebatas pembangunannya tanpa fungsi yang jelas.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang harus mampu mampu mengkonsep secara matang pembangunan yang benar-benar dapat menyerap Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata Zulkarnain, Direktur Forjakat kepada Waspada Senin (3/2) di kantornya Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“ Saya melihat dan menilai dalam hal ini pemerintah daerah belum tampak melakukan pengelolaan penataan ekonomi yang benar-benar peruntukannya untuk masyararakat,” tutur Zulkarnain yang juga Direktur Lembaga Bina Arsitektur Madani (LEBAM).

Disebutkannya, adapun pembangunan fisik yang sedang dibangun dan akan di Aceh Tamiang saat ini berupa jalan, jembatan, prasarana pendidikan dan lainnya merupakan kebutuhan masyarakat, pembanguna ini harus sesuai serta tepat sasaran. “ Terlebih Kabupaten Aceh Tamiang sudah berusia 18 tahun sejak pemekaran dari kabupaten induk Aceh Timur,” jelas Zulkarnain.

Menurutnya, pola tata ruang terutama tata ekonomi di Kabupaten Aceh Tamiang diharapkan kedepan benar-benar matang dalam persiapannya, hal tersebut dirasakan sangat penting sehingga dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat, terlebih masyarakat pedalaman dengan hasil alam pertanian dan perkebunannya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa potensi sumber daya alam di kabupaten Aceh Tamiang cukup mendukung dalam upaya peningkatan perekonomian rakyat, apalagi sektor pertanian, perkebunan maupun sektor budi daya perikanan di wilayah pesisir yang terpapar di sepanjang wilayah Kecamatan Seruway, Banda Mulia, Bendahar dan Kecamatan Manyak Payed.

“ Potensi – potensi ini harus mendapatkan stimulan secara terpadu agar tepat sasaran dalam mendukung terwujudnya peningkatan ekonomi rakyat,” ungkap Zulkarnaian sembari menambahkan, ransangan dasarnya adalah sarana pendukung seperti jalan dan jembatan yang baik serta upaya lainnya guna mendongkrak semangat masyarakat untuk menumbuhkembangkan potensi perekonomian di masing-masing daerah dalam wilayah Aceh Tamiang.(cri).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2