Waspada
Waspada » Dukung Pemberantasan Narkotika, UIP Sumbagut Salurkan CSR PLN Peduli
Ekonomi

Dukung Pemberantasan Narkotika, UIP Sumbagut Salurkan CSR PLN Peduli

PLN bersama BNNP Sumut, Pemko Medan dan stakeholder lainnya mengukuhkan Satgas Relawan Anti Narkoba Polonia sebagai bagian dari program 'Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)' di kawasan tersebut.
PLN bersama BNNP Sumut, Pemko Medan dan stakeholder lainnya mengukuhkan Satgas Relawan Anti Narkoba Polonia sebagai bagian dari program 'Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)' di kawasan tersebut.

MEDAN (Waspada): Tidak sebatas menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam mewujudkan Indonesia Terang Benderang, jajaran PT PLN (Persero) juga tak mengabaikan sisi sosial untuk membantu masyarakat. Diantaranya membantu penegak hukum dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Hal itu dilakukan PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) di kawasan Kelurahan Polonia, Kec. Medan Polonia, Kota Medan, dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara.

Kali ini, lewat CSR PLN Peduli, PLN UIP Sumbagut membantu program ‘Pencanangan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)’ di kawasan tersebut. Sebagai wujud dari program itu, Kamis (12/11), PLN bersama BNNP Sumut, Pemko Medan dan stakeholder lainnya mengukuhkan Satgas Relawan Anti Narkoba Polonia.

Turut hadir dalam kegiatan itu Senior Manager Pertanahan dan Komunikasi (SRM P dan K) PLN UIP Sumbagut Agus Djauhari, Asman Komunikasi dan CSR Effiaty Polapa, Kepala BNNP Sumut Brigjen Atrial, Ketua PN Medan, perwakilan Pemko Medan, Camat Medan Polonia, Lurah Polonia, para Kepala Lingkungan, Yayasan Muslim Tionghoa dan komunitas yang selama ini berperan aktif memerangi narkotika.

“PLN sebagai salah satu BUMN, sangat mendukung segala hal yang menjadi atensi pemerintah, terutama dalam memerangi narkotika,” ungkap SRM P dan K PLN UIP Sumbagut Agus Djauhari dalam kata sambutannya.

Menurut Agus, pemberantasan narkotika di tengah masyarakat, tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat penegak hukum, namun juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap dengan CSR PLN Peduli bisa membantu niat kita untuk membawa Polonia keluar dari zona merah dan ke depan bisa terbebas dalam segala bentuk peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa ini,” tandas Agus.

Sementara Kepala BNNP Sumut Brigjen Atrial mengungkapkan, sebagai keseriusan pihaknya dalam melepaskan Kelurahan Polonia dari zona merah narkoba, pihaknya akan lebih nengedepankan langkah prepentif.

“Kemarin kita awali dengan razia dan melakukan tes urine kepada warga dan seluruh kepala lingkungan. Sangat kita sayangkan karena ternyata salahsatu keplingnya positif mengkonsumsi narkoba dan akan segera kita rehabilitasi,” sebut Atrial.

Tidak sebatas di Polonia, BNNP Sumut sebelumnya juga sudah melakukan tes urine terhadap 41.000 masyarakat Sumut. Hasilnya, 400 diantaranya positif.

Atrial juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang peredaran narkoba di Sumut yang masuk dalam peringkat teratas di tanah air. Bahkan tidak hanya sebatas sabu, kini ancaman baru juga datang dengan banyak jenis baru narkotika yang muncul di dunia.

“Saat ini ada 900 jenis narkoba jenis baru di dunia. 77 Jenis sudah masuk ke Indonesia. Namun, yang baru masuk ke dalam Undang-Undang kita baru 68 jenis. 9 Jenis lagi belum masuk. Undang-Undang kita tertinggal dalam hal ini. Tapi hal itu tentu tetap menjadi tanggungjawab kita bersama. Karena itu, kami sangat beterima kasih kepada PLN UIP sebagai penyumbang CSR, juga kepada masyarakat Polonia,” tandasnya.

Sementara, puncak kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong, pemotongan pita peresmian posko Polonia Bersinar dan pembukan selubung tugu Polonia Bersinar Hidup 100 Persen Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia tanpa Narkoba. (m31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2