Ditunjuk Jadi Bank Penyalur, Begini Cara Cairkan BSU di BNI

  • Bagikan
PENERIMA Bantuan Subsidi Upah (BSU) sedang antre menunggu giliran untuk proses pembuatan rekening di Kantor BNI Wilayah Medan. Dalam program ini, BNI melayani 27.000 penerima BSU yang tersebar di seluruh Kantor Cabang BNI dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
PENERIMA Bantuan Subsidi Upah (BSU) sedang antre menunggu giliran untuk proses pembuatan rekening di Kantor BNI Wilayah Medan. Dalam program ini, BNI melayani 27.000 penerima BSU yang tersebar di seluruh Kantor Cabang BNI dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

MEDAN (Waspada): Dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021 memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang dimulai dari pekerja atau buruh yang bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh selama masa pandemi Covid-19.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut aktif dalam Penyaluran Bantuan Subsidi Upah 2021 yang dilaksanakan di bawah koordinasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut. BSU diberikan kepada pekerja yang memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai penerima bantuan oleh Kemnaker.

Bantuan BSU tersebut diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah) per bulan selama 2 bulan yang dibayarkan sekaligus dan disalurkan langsung ke rekening peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan.

Pimpinan Wilayah BNI 01 Medan, Martinus Matondang menjelaskan, untuk mendapatkan BSU tersebut terdapat syarat-syarat yang perlu dipenuhi, yaitu Pertama, tercatat sebagai Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kedua, Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2021.

Syarat Ketiga, mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Keempat, bekerja di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kelima, diutamakan yang bekerja pada sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan.

Terkait dengan penerima BSU nasabah baru, BNI berkoordinasi dengan pihak PIC perusahaan/bendahara/bagian keuangan untuk membuat pembukaan rekening & dokumen kelengkapan yang harus dipersiapkan dan dilengkapi oleh penerima BSU.

BNI berkoordinasi dengan Pihak PIC Perusahaan/bendahara/bagian keuangan untuk menyerahkan Form Pembukaan Rekening & Dokumen Kelengkapan yang harus dipersiapkan dan dilengkapi oleh penerima BSU. Selanjutnya, Penerima BSU mengisi dan melengkapi Form Pembukaan Rekening & Dokumen Kelengkapan secara kolektif dan diserahkan kepada PIC Perusahaan/bendahara/bagian keuangan.

Kemudian, PIC Perusahaan/bendahara/bagian keuangan menyerahkan Form Pembukaan Rekening yang telah diisi dan ditandatangani oleh penerima BSU & Dokumen Kelengkapan (dilampiri Copy KTP dan NPWP, jika ada) penerima kepada BNI.

BNI akan melakukan maintenance data penerima BSU, cetak Buku Tabungan & Kartu Debit Penerima BSU. BNI lalu berkoordinasi dengan PIC Perusahaan/bendahara/bagian keuangan untuk melakukan penjadwalan penyerahan Buku Tabungan & Kartu Debit Penerima BSU.

Selanjutnya, BNI akan mendatangi perusahaan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati untuk menyerahkan Buku Tabungan & Kartu Debit kepada penerima BSU, melakukan pencocokan data Dokumen Kelengkapan/KYC dan menandatangani Buku Tabungan.

Jika proses kelengkapan dokumen pembukaan rekening penerima tersebut selesai dilakukan, maka rekening penerima BSU telah aktif. Untuk keperluan pencairan dana, penerima yang telah menerima kartu debit dapat langsung mencairkan di jaringan ATM BNI terdekat.

Sedangkan penerima yang baru menerima Buku Tabungan dapat melakukan pencairan di outlet layanan BNI terdekat dengan penjadwalan yang telah disepakati atau mekanisme antrian yang berlaku di Kantor cabang BNI serta tetap memenuhi ketentuan protokol kesehatan yang berlaku.

Mekanisme Penarikan Dana BSU

Disebutkan, pencairan dana bantuan, baik untuk nasabah baru maupun nasabah eksisting penerima BSU dapat dilakukan di seluruh Kantor Cabang BNI terdekat, seluruh BNI ATM, Agen 46 dan ATM Bank lain yang berlogo Link, Bersama, Prima, Alto atau dengan pembelanjaan di EDC merchant yang telah bekerja sama dengan BNI atau EDC yang bisa menerima kartu debit berlogo Mastercard setelah kartu debit diaktivasi.

“Untuk pencairan dana BSU ke kantor cabang harus dilakukan penjadwalan dengan PIC perusahaan tempat penerima bekerja dengan pertimbangan kapasitas layanan Kantor Cabang di masa pandemi, faktor keamanan dan kenyamanan nasabah serta protokol kesehatan,” jelasnya.

Pencairan dana bantuan dapat dilakukan dengan buku tabungan melalui petugas Teller Kantor Cabang dengan mengikuti mekanisma antrian yg ada di Kantor cabang dan /atau kartu debit melalui ATM atau melalui Mobil BNI Layanan Gerak (BLG). (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *