Waspada
Waspada » Ditengah Pandemi Covid-19 Masyarakat Dianjurkan Sering Konsumsi Vit A, C, E, D
Ekonomi Nusantara

Ditengah Pandemi Covid-19 Masyarakat Dianjurkan Sering Konsumsi Vit A, C, E, D

JAKARTA (Waspada): Ditengah pandemi Covid-19 masyarakat dianjurkan sering mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan D agar bisa memperbaiki kerja sel imunisasi dan mendorong peningkatan kerja imunitas secara alami.

Tentu saja, meningkatkan imunitas tubuh penting dilakukan, selain menerapkan perilaku disiplin protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Pentingnya imunitas tubuh ini mengemuka dalam diskusi virtual Upaya Meningkatkan Imunitas di Tengah Pandemi Covid-19 yang digelar Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM), sekaligus memperingati ‘Hari Kesehatan Nasional Ke-56’ di Jakarta, kemarin sore.

Narasumber yang hadir diantaranya  Medical Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr Dedyanto Henky Saputra, dan Founder Sekolah Otak Indonesia Dr dr Taufiq Pasiak MKes M.Pd.I.

“Pilih sumber makanan yang segar. Kurangi asupan makanan kaleng dan berpengawet. Susunan asupan makanan sehari-hari berdasarkan jenis dan jumlah zat gizinya disesuaikan dengan kebutuhan harian tubuh agar tercipta berat badan ideal,” jelas dr Dedyanto.

Kebutuhan gizi dini, lanjutnya, dipenuhi dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman pangan. Tujuannya agar kebutuhan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin, mineral) serta air.

Disamping itu, lakukan berolahraga secara teratur. Menurut American Heart Association merekomedasikan durasi olaharaga aerobik 150 menit per pekan atau kombinasi dari 75 menit per pekan olahraga aerobik dengan dua hari olahraga beban.

“Olahraga aerobik bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sedangkan, olahraga beban penting untuk memelihara masa otot dan kesehatan tulang serta persendian,” imbuhnya.

Dedyanto menyarankan untuk durasi olahraga antara 30-60 menit setiap sesi latihan. Saat berolahraga harus disesuaikan dengan kemampuan tubuh, dilaksanakan secara teratur  dan jangan berlebihan.

“Olahraga aerobik bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Ada juga beberapa kebiasaan baik yang harus mulai dilakukan yaitu berjemur pada pagi hari,” ungkap Dedyanto.

Aktivitas berjemur ini, sambungnya, akan membantu mengoptimalkan sistem imunitas tubuh, selain mencuci tangan dan menjaga kebersihan badan

“Berjemur akan mengaktifkan cadangan vitamin D yang tersimpan di bawah kulit, dan merupakan salah satu zat nutrisi yang memiliki peran penting dalam kerja sistem imun tubuh,” terangnya.

Dedyanto mengingatkan, rendahnya kadar vitamin D akan meningkatkan risiko paparan infeksi. Berjemur bagi orang yang tinggal di Indonesia sebaiknya dilakukan pada jam 09.30-10.00 pagi.

Dalam rentang waktu itu, menurutnya, kadar ultraviolet B (UVB) dinilai cukup untuk mengaktifkan vitamin D dan kadar UVA (yang dapat menyebabkan kerusakan kulit) dinilai tidak terlalu tinggi.

Pikiran Positif

Sementara itu, CEO dan Founder Sekolah Otak Indonesia, Dr dr Taufiq Pasiak MKes M.Pd.I (foto/ist) turut menjelaskan, cara meningkatkan imunitas tubuh manusia juga bisa melalui cara menanamkan pikiran positif.

“Pikiran positif akan menimbulkan sikap tenang dalam menghadapi sesuatu. Dalam kondisi tenang, hormon endorfin akan muncul,” jelas Taufiq.

Di dalam tubuh manusia, katanya, sudah terdapat hormon endorfin yang bisa memberikan energi positif. Hormon endorfin dapat dipicu dalam kondisi tenang.

Endorfin adalah zat kimia seperti morfin yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh dan memiliki peran dalam membantu mengurangi rasa sakit saat memicu perasaan positif. Hormon endorfin diproduksi oleh kelenjar pituari dan sistem saraf pusat manusia. (J03)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2