Digitarasa Ajak Pengusaha Kuliner Akselerasi Pertumbuhan Bisnis

  • Bagikan
Salah seorang pengusaha kuliner asal Medan, sedang mengikuti speed dating atau seleksi langsung dengan dewan panel, pada roadshow Digitarasa di Medan, Kamis (27/2).
Salah seorang pengusaha kuliner asal Medan, sedang mengikuti speed dating atau seleksi langsung dengan dewan panel, pada roadshow Digitarasa di Medan, Kamis (27/2).

MEDAN (Waspada): Gojek melalui GoFood bersama Digitaraya dan para pakar di industri kuliner mendirikan Digitarasa. Perusahaan akselerator bisnis kuliner ini mendorong pertumbuhan UMKM, startup food & beverage (F&B) serta ekosistem kuliner di Indonesia.

Melalui program akselerasi Digitarasa, para pengusaha kuliner bisa mendapatkan akses pada pengembangan bisnis secara komprehensif dari mentor-mentor kelas dunia hingga akses ke permodalan.

Para pakar industri kuliner yang terlibat di Digitarasa yaitu Chef Arnold Poernomo serta Edward Tirtanata – CEO & Co-Founder Kopi Kenangan. Keduanya hadir dalam roadshow Digitarasa di Kota Medan yang digelar di, Komplek Centre Point, Jl. Timor Medan, Kamis (27/2).

Turut hadir dalam acara itu, Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, Founder Makanmana.net, Leonarce Tan, dan Founder Kulinermedan, Indra Halim.

Digitarasa mencari sebanyak-banyaknya pengusaha kuliner terbaik dari seluruh Indonesia dan kali ini mengunjungi Medan. Digitarasa juga memperkenalkan program kepada para pelaku bisnis kuliner setempat.

Selain itu, Digitarasa juga membuka kesempatan bagi startup F&B terpilih di Medan untuk mengikuti seleksi langsung dengan dewan panel. Di mana para pemilik startup dapat mempresentasikan produk dan konsep bisnis mereka secara langsung atau speed dating.

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengaku, selama 5 tahun Gojek menjadi growth partner para mitra UMKM kuliner. Pihaknya memahami tantangan yang dihadapi para merchant untuk mengembangkan usaha termasuk dalam hal manajemen bisnis, pemasaran, dan permodalan.

“Dengan inovasi teknologi berkelanjutan, kami mampu menjembatani kebutuhan para mitra merchant dari hulu ke hilir. GoFood telah berkembang lebih dari sekadar layanan pesan-antar makanan. Peranan kami merambah menjadi enabler yang terus mendukung para pengusaha kuliner agar berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Chef Arnold Poernomo sekaligus sebagai sekaligus CEO Digitarasa, memahami seluk beluk dunia kuliner dan tantangan bagi para pengusaha F&B lokal.

“Indonesia memiliki keragaman dan kekayaan budaya dengan citarasa yang berlimpah. Karena itu potensi citarasa kuliner Indonesia untuk bersaing dengan kuliner asing sangat besar. Dengan pembinaan Digitarasa, kami percaya banyak bisnis F&B lokal berkualitas dapat berkembang dan bersaing secara nasional dan internasional,” imbuh Arnold.

Pembelajaran Bisnis

Berbeda dari perusahaan akselerator bisnis lainnya, lanjutnya, Digitarasa dirancang untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran bisnis kuliner end-to-end. Peserta akan belajar mengenai banyak hal terkait pengembangan bisnis F&B. Seperti manajemen operasional, branding & marketing, pengembangan produk, riset pasar dan lainnya.

“Selain mentoring, seluruh peserta juga mendapat kesempatan untuk networking dengan berbagai pemain besar di industri F&B,” jelasnya.

Mereka yang lolos seleksi awal, akan mengikuti sesi wawancara dengan dewan panel, dan mereka yang terpilih berhak mengikuti bootcamp. Yaitu pelatihan intensif di Jakarta dan belajar langsung dari mentor-mentor berpengalaman.

“Tahun ini, Digitarasa akan menjalankan 4 (empat) batch dengan rangkaian program serupa dengan menargetkan sebanyak-banyaknya peserta startup kuliner lokal terpilih. Nantinya, puluhan startup kuliner terbaik akan mendapatkan akses ke permodalan usaha dan bergabung secara eksklusif di ekosistem Gojek,” ujar Catherine.

Program Digitarasa dibuka bagi pelaku bisnis kuliner dengan produk siap jual untuk dipasarkan ke masyarakat. Usaha yang dibangun dan dimiliki merupakan usaha sendiri (bukan franchise).

Pelaku bisnis kuliner bisa mendaftar secara online lewat link registrasi yang ada di website www.digitarasa.id atau akun Instagram @digitarasa_id. Pendaftaran ini akan dibuka sampai dengan 6 Maret 2020. (m41)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *